Produsen Mobil AS Hadapi Kekurangan Busa Kursi Karena Badai

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pabrik General Motors di Fort Wayne, Indiana. (motortrend.com)

    Pabrik General Motors di Fort Wayne, Indiana. (motortrend.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil di Amerika Serikat menghadapi kekurangan pasokan busa yang digunakan di kursi mobil karena badai musim dingin. Cuaca ekstrem itu melumpuhkan Texas dan negara bagian lain di AS bulan lalu. 

    Badai berdampak pada produksi produk sampingan kilang minyak, bahan baku propilen oksida untuk busa poliuretan yang digunakan pabrikan mobil pada di kursi mereka. Auto News melaporkan bahwa beberapa jalur perakitan pemasok tempat duduk bisa kehabisan busa pada 8 Maret.

    Seorang eksekutif industri otomotif kepada Crain's Detroit Business menerangkan, banyak produksi yang masih turun untuk produk sampingan kilang minyak. Dan dalam beberapa hari tidak ada yang bisa membuat propilen oksida.

    “Semua orang berebut. Masalah ini lebih besar dan lebih dekat daripada masalah semikonduktor,” ujar dia.

    Seorang eksekutif dari industri mobil lainnya menambahkan bahwa kekurangan tersebut dapat berdampak pada produsen mobil dalam beberapa minggu mendatang. Menurutnya, saat ini merupakan ancaman.

    “Dampak pertama adalah paruh kedua Maret. Saya berasumsi bahwa semua orang mencari pasokan alternatif secara global,” kata eksekutif itu.

    Baca juga: General Motors Pangkas Produksi karena Kekurangan Chip Semikonduktor

    Juru bicara General Motors David Barnas mengatakan mereknya tidak mengantisipasi dampak produksi langsung. Dia mencatat bahwa GM terus bekerja sama dengan basis pasokan untuk mengurangi dampak yang disebabkan oleh cuaca musim dingin yang signifikan.

    “Yang mempengaruhi sebagian besar negara itu, pada 15 Februari,” tutur Barnas, seperti dikutip Carscoop, 5 Maret 2021.

    Selain itu, Toyota Motor North America menyatakan sedang berkoordinasi dengan pemasok untuk meminimalisir dampak tersebut. Pihaknya mengaku menyadari kondisi industri petrokimia dan bekerja dengan mitra pemasok untuk mengurangi dampak apapun terhadap rencana produksinya.

    “Saat ini, terlalu dini untuk memprediksi potensi dampak jangka pendek,” kata juru bicara Eric Booth.

    Produsen mobil seperti Hyundai, Kia, dan BMW semuanya mengatakan mereka sedang memantau situasi. Stellantis juga memantau kekurangan tersebut dan tidak mengharapkan dampak pada operasinya saat ini. 

    CARSCOOP | AUTO NEWS | CRAINS DETROIT BUSINESS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto