PPnBM Nol Persen, Bank Syariah Indonesia Genjot Promo Kredit Mobil Baru

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja berjalan di dekat deretan mobil baru yang terparkir di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, 12 Maret 2018. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Pekerja berjalan di dekat deretan mobil baru yang terparkir di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, 12 Maret 2018. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, JakartaPT Bank Syariah Indonesia Tbk. menggenjot pembiayaan atau kredit mobil atau otomotif melalui Program Pembiayaan BSI Oto Special 2021.

    Kredit mobil atau otomotif BSI Oto Special 2021 diklaim sebagai upaya PT Bank Syariah Indonesia membantu percepatan pemulihan ekonomi domestik, menyusul relaksasi pajak mobil baru PPnBM Nol Persen.

    Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi menyebut pembiayaan otomotif BSI sebagai salah satu energi baru bagi masyarakat untuk memiliki mobil baru atau kendaraan.

    "Kami berharap pembiayaan otomotif BSI yang sesuai dengan prinsip syariah ini dapat membantu masyarakat memiliki kendaraan dan mendorong pertumbuhan industri manufaktur dan otomotif nasional," ujar Hery di Jakarta hari ini, Senin, 8 Maret 2021, seperti dilansir Antara.

    BacaKredit Mobil Baru, Patuhi 4 Syarat Wajib Ini

    Menurut Hery, BSI Oto Special 2021 mudah pengajuannya, cepat, bebas biaya apraisal, uang muka atau DP nol persen, serta PPnBM Nol Persen untuk mobil di bawah 1500cc.

    Kredit mobil BSI Oto Special 2021 memiliki margin ringan mulai 2,98 persen flat dan jangka waktu pembiayaan hingga 7 tahun. Program itu berlaku selama 3 Maret hingga 30 April 2021.

    Promo kredit mobil BSI Oto Special 2021 dari Bank Syariah Indonesia ini untuk kepemilikan mobil ini untuk nasabah pegawai berpenghasilan tetap, pegawai BUMN, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan profesi dokter. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.