Cara Atasi Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat Versi Wagub Banten

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi geng motor. TEMPO/Iqbal Lubis

    Ilustrasi geng motor. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, JakartaWakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak sebab geng motor di Serang sudah meresahkan masyarakat.

    Kabar terakhir, kepolisian setempat telah mencokok anggota geng motor di Kota Serang, Banten. Andika pun mengapresiasi langkah cepat Polda Banten tersebut.

    "Saya berharap orangtua bisa memberikan fokus pengawasan yang ketat," kata Andika pada Selasa, 9 Maret 2021.

    Sebelumnya, video viral di media sosial memperlihatkan puluhan remaja pengguna sepeda motor atau geng motor tengah memegang senjata tajam di pusat Kota Serang.

    BacaLucu, Ini Nama dan Arti 'GengMotor Vincent Rompies

    Aparat Kepolisian langsung bergerak cepat menangkap sejumlah anggota geng motor itu, lengkap dengan senjata tajam sebagai barang bukti.

    "Apa yang menjadi ancaman keamanan di daerah kita harus segera diantisipasi," ucap dia.

    Menurut Andika, banyak anggota geng sepeda motor tersebut yang masih usia remaja. Maka pengawasan orangtua harus ditingkatkan terlebih di masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan siswa belajar secara daring.

    Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi mengatakan geng motor yang viral media sosial bernama 'All Star Serang Timur.' Massanya terekam video terdiri puluhan pemuda dan remaja sedang mengacungkan senjata tajam berupa celurit dan samurai.

    Polisi menangkap 19 pemuda anggota geng motor di Kota Serang plus bukti sejumlah senjata tajam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.