Renault Akan Menjual Seluruh Sahamnya di Dailmer

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo perusahaan otomotif yang bermarkas di Prancis, Renault 29 Mei 2020. Seruan menggema di seluruh dunia Muslim untuk memboikot produk-produk Prancis sebagai protes atas dipertontonkannya kartun-kartun yang menghina Nabi Muhammad di Prancis. REUTERS/Yves Herman

    Logo perusahaan otomotif yang bermarkas di Prancis, Renault 29 Mei 2020. Seruan menggema di seluruh dunia Muslim untuk memboikot produk-produk Prancis sebagai protes atas dipertontonkannya kartun-kartun yang menghina Nabi Muhammad di Prancis. REUTERS/Yves Herman

    TEMPO.CO, JakartaProdusen mobil Prancis Renault akan menjual seluruh saham di Daimler sebanyak 1,54 persen untuk mempercepat deleveraging bisnis otomotifnya, Kamis, 11 Maret 2021. 

    Renault, seperti dilaporkan Reuters, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan menjual 16,45 juta saham Daimler melalui penempatan kepada investor yang memenuhi syarat melalui proses pembukuan dipercepat.

    Baca juga: Renault - Nissan Mundur dari Aliansi Mobil Hidrogen

    Berdasarkan harga penutupan saham Daimler sebesar 72,09 euro (setara Rp 1,2 juta, 1 euro = Rp 17.153) per saham pada hari Kamis, saham Renault akan bernilai lebih dari 1,18 miliar euro (Rp 20,2 triliun).

    "Kemitraan industri antara Renault Group dan Daimler tetap tidak berubah dan tidak terpengaruh oleh transaksi keuangan ini," kata Renault.

    Produsen mobil Prancis, dengan mitra Jepangnya, Nissan, telah bertukar saham dengan Daimler pada 2010 untuk memperkuat kemitraan industri otomotif mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.