Ford Tarik 2,9 Juta Mobil karena Kasus Airbag Takata

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teknisi mobil Honda memperbaiki airbag pada mobil Honda City yang meledak di Kuala Lumpur, Malaysia, 20 November 2016. Diketahui terdapat sekitar 100 juta airbag Takata yang dinyatakan catat di seluruh dunia. AP Photo

    Teknisi mobil Honda memperbaiki airbag pada mobil Honda City yang meledak di Kuala Lumpur, Malaysia, 20 November 2016. Diketahui terdapat sekitar 100 juta airbag Takata yang dinyatakan catat di seluruh dunia. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta Ford Motor Co akan menarik (recalling) 2,9 juta mobil di Amerika Utara karena masalah kantong udara alias airbag Takata.

    Penarikan tersebut tindak lanjut rekomendasi regulator AS pada Januari 2021. Penarikan jutaan mobil buatan Ford Motor Co karena masalah airbag pernah terjadi sebelumnya.

    Mengutip dari Reuters hari ini, Minggu, 14 Maret 2021, penarikan jutaaan mobil Ford itu akan diberitahukan secara resmi kepada pemilik kendaraan yang bermasalah mulai 1 April nanti.

    Baca jugaFord Patenkan Sistem Airbag Baru pada Bronco Pesaing Suzuki

    Produsen mobil terbesar kedua di AS itu mengatakan pada Januari lalu bahwa akan memenuhi permintaan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA). Penarikan kembali mobil-mobil yang bermasalah pada airb takata akan menelan biaya 610 juta dolar AS.

    Cacat pada airbag merek Takata, yang dalam kasus langka menyebabkan inflator kantung udara pecah dan menyemburkan pecahan logam yang berpotensi mematikan pengguna mobil, mendorong penarikan mobil terbesar dalam sejarah AS dengan penggantian lebih dari 67 juta inflator.

    Sebelum penarikan mobil akibat airbag Takata, masih pada bulan ini, Ford Motor Co menarik kembali lusinan mobil SUV Mustang Mach-E kiriman pertama setelah menemukan baut yang longgar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Olahraga Pada Puasa Ramadan Saat Pandemi, Dapat Mencegah Infeksi Covid-19

    Olahraga saat puasa dapat memberikan sejumlah manfaat. Latihan fisik dapat mencegah infeksi Covid-19 saat wabah masih berkecamuk di Ramadan 1442 H.