Sangkal Kerjasama dengan Tesla di India, Saham Tata Power Melejit

Reporter

Perusahaan otomotif India, Tata Motors, berencana baru merilis mobil sport utility vehicle (SUV) Tata Gravitas pada 26 Januari 2021. Model SUV diprediksi masih menjadi primadona dalam penjualan mobil secara global pada 2021. FOTO: Antara

TEMPO.CO, JakartaTata Power membantah kabar tengah akan bekerjasama dengan Tesla untuk membangun infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di India.

"Belum ada pengaturan atau kesepakatan yang diselesaikan seperti yang diberitakan di media," kata Tata Son dalam pernyataan pada Sabtu lalu, 13 Maret 2021 waktu setempat.

Tata Sons adalah unit perusahaan pembangkit listrik di bawah Tata Power.

"Kami mengonfirmasi bahwa item berita yang diterbitkan di media tanggal 12 Maret 2021 secara faktual tidak benar," ujar Tata Power. 

BacaTata Motors Luncurkan SUV Mewah Gravitas, Lihat Harganya

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Tata Power dan Tesla mencari kemungkinan kerjasama mendirikan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di India.

Reuters mengutip laporan CNBC-TV 18 yang mengutip sumber yang mengklaim bahwa Tesla sedang mencari kemungkinan kolaborasi dengan Tata Sons.

Disebutkan, pembicaraan Tata Power dengan Tesla masih pada 'tahap awal' sehingga belum ada keputusan.

Setelah laporan media massa tersebut muncul, Tata Power mengalami kenaikan harga saham 5,5 persen dan menapaki level terbaiknya sejak 9 Juni 2014.

Awal tahun ini, pabrikan EV dari AS, Tesla, secara resmi mendaftarkan cabang di India untuk memasuki pasar mobil listrik di negeri itu.

Tesla India Motors dan Energy Pvt Ltd dilaporkan akan mendirikan fasilitas manufaktur kendaraan listrik di daerah Karnataka. Tesla kemungkinan akan mengumumkan peluncuran mobil listrik di India untuk pertama kalinya pada akhir 2021.

Tesla berencana mengimpor dan menjual sedan listrik Tesla Model 3 di India.

Rumor hubungan antara Tesla dan Tata sudah cukup lama beredar. Bahkan sebelum Tesla masuk secara resmi ke India.

Sayap perusahaan kendaraan listrik Tata Motors, Tata Motors Electric Mobility, membagikan tweet untuk menyebarkan rumor yang sekarang sudah dihapus.


HINDUSTAN TIMES






Luhut Tegaskan Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa Harus Berjalan Meski RI Kalah di WTO

4 jam lalu

Luhut Tegaskan Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa Harus Berjalan Meski RI Kalah di WTO

Luhut menegaskan proyek smelter nikel oleh PT Vale Indonesia Tbk di Blok Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara harus berjalan.


Lihat Wuling KiWi EV Lotso Bernuansa Toy Story, Apa Saja Ubahannya?

4 jam lalu

Lihat Wuling KiWi EV Lotso Bernuansa Toy Story, Apa Saja Ubahannya?

Wuling Cina secara resmi menghadirkan mobil listrik KiWi EV edisi khusus tokoh animasi dalam film Toy Story, yakni 'Lotso'.


Buick akan Memperkenalkan SUV Listrik Baru dari Platform Ultium

8 jam lalu

Buick akan Memperkenalkan SUV Listrik Baru dari Platform Ultium

SUV listrik Buick berbasis Ultium ini akan dipasarkan mulai tahun depan di Cina.


Mobil Listrik MEvITS Buatan ITS, Daya Tempuh 200 Km

22 jam lalu

Mobil Listrik MEvITS Buatan ITS, Daya Tempuh 200 Km

Mobil listrik MEvITS diciptakan ITS tak hanya sebagai mobil penumpang. Namun bisa juga untuk mengangkut barang


Harga Mobil Listrik Wali Kota Bogor Bima Arya

1 hari lalu

Harga Mobil Listrik Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan pengadaan dilakukan bertahap yang diawali dua mobil listrik dan lima motor listrik pelat merah itu.


Bima Arya Coba Motor listrik, Begini Katanya

1 hari lalu

Bima Arya Coba Motor listrik, Begini Katanya

Wali Kota Bogor Bima Arya optimistis banyak orang akan beralih ke kendaraan listrik atau konversi ke motor listrik dengan biaya sekitar Rp 7 juta.


Hyundai dan SK On Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp 29,5 Triliun

1 hari lalu

Hyundai dan SK On Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp 29,5 Triliun

Pabri baterai kendaraan listrik baru Hyundai dan SK On ini ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2025.


Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

1 hari lalu

Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

Misi damai Indonesia untuk menjadi penghubung Rusia dan Ukraina disarankan harus melibatkan India hingga Turki.


Polisi Spanyol Gunakan 169 Unit Mobil Elektrifikasi BMW

2 hari lalu

Polisi Spanyol Gunakan 169 Unit Mobil Elektrifikasi BMW

Sebagian mobil BMW yang dikirim adalah kendaraan berbasis listrik dan hybrid plug-in, hybrid ringan dengan sistem 48 volt.


Ganja 500 Kilogram Musnah, Polisi India Sebut Dimakan Tikus

2 hari lalu

Ganja 500 Kilogram Musnah, Polisi India Sebut Dimakan Tikus

Polisi India menuduh tikus telah memakan barang bukti berupa 500 kilogram ganja.