Motor Honda H'ness CB350 Saingan Royal Enfield Bermasalah, Sejumlah Unit Ditarik

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda H'ness CB350. driveparks.com

    Honda H'ness CB350. driveparks.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Honda Motorcycle and Scooter India (HMSI) menarik kembali beberapa unit sepeda motor Honda H'ness CB350 atau Honda CB350 yang baru saja diluncurkan sebagai pesaing Royal Enfield.

    Honda sedang mati-matian mencari cara memperbaiki kemungkinan kesalahan pada transmisi motor tersebut.

    Sejumlah unit motor Honda CB350 produksi 25 November hingga 12 Desember 2020 yang akan direcalling.

    Penggunaan material yang berbeda pada gigi empat poros berlawanan pada transmisi, dapat memunculkan masalah dalam waktu lama.

    Menurut HMSI, sejauh ini tidak ada kesalahan atau kerusakan motor Honda H'ness CB350 di jalan raya. tapi masih dirahasiakan jumlah sepeda motor yang akan ditarik.

    BacaRoyal Enfield Siapkan Motor Scrambler 350cc, Tetap Klasik

    "Pelanggan juga dapat memeriksa apakah kendaraan mereka termasuk dalam kampanye ini dengan mengirimkan Nomor Identifikasi Kendaraan (VIN) unik mereka di situs web Honda BigWing," ucap HMSI seperti dikutip hari ini, Minggu, 14 Maret 2021.

    HMSI meluncurkan sepeda motor Honda H'ness CB350 pada Oktober 2020 dengan harga mulai 1,85 lakh Rupee India. Persaingan di segmen 350cc benar-benar sengit dengan Royal Enfield Meteor 350.

    Motor Honda H'ness CB350 ditawarkan dalam dua varian, yakni DLX dan DLX Pro. Harganya bahkan sudah dinaikkan dari semula saat peluncuran.

    Didukung mesin 350cc, 4 langkah OHC silinder tunggal dengan teknologi PGM-FI, Honda H'ness CB350 memiliki tenaga 21 Ps dan torsi puncak 30 Nm. Motor ini masuk kategori premium sehingga hanya dijual di toko ritel Honda Big Wing.



    HINDUSTAN TIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.