Stellantis Kurangi Jumlah Toilet di Pabrik Mobil, Menghemat di Tengah Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi toilet duduk. victoriaplum.com

    Ilustrasi toilet duduk. victoriaplum.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Gara-gara pandemi Covid-19 yang juga memukul industri otomotif, Stellantis berencana mengurangi jumlah toilet di pabrik mobil.

    Pengurangan toilet, menurut laporan Reuters, bahkan sudah dilakukan di beberapa fasilitas.

    Stellantis didirikan hasil merger Fiat Chrysler Automobiles dengan PSA Group dengan tujuan menghemat uang. Namun, langkah mengurangi jumlah toilet dan layanan pembersihan pabrik mobil di Italia dianggap terlalu berlebihan.

    Dilaporkan pada Kamis lalu, 25 Maret 2021, jumlah toilet di pabrik Mirafiori, Turin, telah berkurang. Reuters mengkonformasi kepada anggota serikat pekerja, yang menambahkan bahwa kebijakan itu telah mengkhawatirkan karyawan.

    BacaMobil Peugeot Punya Logo Baru, Perubahan Pertamanya di Bawah Stellantis

    Di pabrik Atessa, layanan pembersihan telah menurun sekitar 35 persen, padahal di masa pandemi Covid-19 soal kebersihan menjadi prioritas bagi masyarakat.

    Seorang pemimpin serikat pekerja menyatakan langkah-langkah tersebut  datang dari manajemen lokal, bukan Stellantis pusat.

    Pengurangan jumlah toilet dan layanan kesehatan bukan satu-satunya kebijakan yang diambil. Stellantis juga mengatur ulang layanan transportasi dan mengurangi suhu ruangan di beberapa pabrik.

    Stellantis memang memiliki tugas monumental untuk mengelola uang sambil mengembangkan beberapa merek di bawahnya, seperti Alfa Romeo, Lancia, DS, selain Peugeot dan Fiat.



    HINDUSTAN TIMES



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.