Baby Cruiser Harley-Davidson 300cc Berbasis Benelli, Begini Detilnya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benelli 302S. Sumber: visordown.com

    Benelli 302S. Sumber: visordown.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Harley-Davidson bekerjasama dengan perusahaan pembuat motor Benelli asal Cina dalam produksi motor cruiser entry level.

    Beberapa tahun terakhir memang menjadi perjalanan roller coaster bagi Harley-Davidson karena penjualan yang terus merosot di seluruh dunia.

    Kemitraaan dengan Qianjiang, produsen Benelli, diumumkan pada 2019. Sepeda motor hasil kemitraan menghasilkan motor penjelajah yang didasarkan pada Benelli 302S untuk pasar negara berkembang.

    Cruiser Harley-Davidson berbasis Benelli 302S yang akan datang dibekali lampu depan bulat tunggal, gaya slung rendah, footpeg set depan, dan tangki bahan bakar bergaya kacang sehingga motor tersebut mermilii daya tarik yang sangat mengintimidasi.

    ADVERTISEMENT

    BacaSepeda Listrik Harley-Davidson akan Dipasarkan Maret 2021

    Fiturnya diharapkan mendapat lampu LED di sekeliling dan cluster instrumen digital. Kemudian mesin 296 cc V-Twin yang menghasilkan tenaga sekitar 30 PS dengan transmisi 6 percepatan.

    Meski detail resminya belum dikonfirmasi, motor cruiser persilangan Harley-Davidson dan Benelli tersebut memiliki berat sekitar 165 kg. Bisa menjadi sepeda motor yang paling ringan di kelasnya.

    Garpu depan USD dan pengaturan monoshock di belakang. Tenaga untuk menekuk akan dihasilkan oleh rem cakram di kedua ujungnya, yang dipasangkan dengan ABS saluran ganda standar.

    Motor ini akan menggunakan roda depan berukuran 16 inci dan roda belakang berukuran 15 inci yang lebih kecil.

    Belum diketahui kapan sepeda motor cruiser 300cc Harley-Davidson kombinasi Benelli 302S ini bakal tersedia di Indonesia.



    HINDUSTAN TIMES


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...