200 Mobil Baru SUV New Mazda CX-3 Per Bulan Digelontor untuk Indonesia

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inteiror Mazda CX-3 2021. (Eurokars)

    Inteiror Mazda CX-3 2021. (Eurokars)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua mobil baru New Mazda CX-3 Sport 1.5L dan CX-3 Pro 2.0L mengaspal di Indonesia per hari ini, Senin, 29 Maret 2021.

    Distributor resmi Mazda, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), menjelaskan bahwa mobil baru Mazda tersebut sudah tersedia di beberapa dealer.

    “Untuk market nasional, kami siapkan 200 unit per bulan,” ujar Managing Director Eurokars Ricky Thio dalam konferensi pers acara virtual hari ini.

    Menurut Ricky, mobil baru SUV Mazda CX-3 itu dirilis untuk memperluas pasar mobil Mazda di Indonesia.

    BacaMazda CX-3 2021 Tampilan Luar Sama, Bagian Dalam Berbeda

    “Kami sudah siapkan 20 unit per bulan di Jawa Timur. Saat ini unitnya juga sudah tersedia di dua dealer kami di Surabaya. Jadi bisa langsung dilihat,” ujar Ricky.

    Bagian eksterior New Mazda CX-3 menghadirkan warna baru, yaitu Polymetal Grey. Dilengkapi font baru pada badge. Model kunci mengusung 7-G key fob. Secara keseluruhan, mobil ini tampil lebih sporti.

    Bagian interior, SUV Mazda ini memasang paduan bahan kulit sintetis dan fabric. Selain itu, juga sudah dipasang teknologi kursi 7-G Mazda terbaru, yang menopang tubuh pengemudi dan penumpang dengan lebih baik.

    Kedua mobil baru Mazda CX-3 2021 dibekali mesin Skyactiv-G.

    Menurut Ricky, Erokars optimistis dengan keunggulan teknologi mesin Mazda itu.

    “Mobil ini akan bersaing di segmen yang sangat menjanjikan,” tutur dia.

    Mesin mobil SUV New Mazda CX-3 SPORT 1.5L dengan mesin 4-silinder segaris berkapasitas 1.496cc. Dengan tenaga puncak sebesar 111 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimal sebesar 144 Nm pada 4.000 rpm.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.