Laba Bersih BYD 2020 Naik 162 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo mobil listrik BYD. TEMPO/Wawan Priyanto

    Logo mobil listrik BYD. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, BeijingProdusen kendaraan listrik asal Cina, BYD Co Ltd, yang didukung oleh miliarder Warren Buffett, melaporkan pertumbuhan laba bersih sebesar 162 persen pada tahun 2020, Reuters, Senin, 29 Maret 2021.

    BYD melaporkan laba bersih 4,23 miliar yuan (setara Rp 9,3 triliun, kurs saat ini 1 yuan = Rp 2.200) pada tahun 2020, naik dari 1,61 miliar yuan pada 2019. 

    BYD, yang mulai membuat masker awal tahun lalu untuk membantu meredam pandemi Covid-19, tidak memberikan perincian tentang kapasitas produksi masker saat ini. Pada bulan Mei tahun lalu dikatakan bisa membuat 50 juta masker sehari.

    Perusahaan mobil yang berbasis di Shenzhen, yang bermitra dengan produsen mobil top Jepang Toyota dan Daimler Jerman di Cina, menjual 426.972 kendaraan pada tahun 2020, turun 7,5 persen dari tahun sebelumnya. 


    Baca juga: Penjualan Mobil Listrik BYD Naik, Mobil Bensin Turun

    Penjualan mobil secara keseluruhan di Cina turun 1,9 persen menjadi 25,3 juta kendaraan pada tahun 2020, menurut data industri.

    BYD, yang meluncurkan model kendaraan listrik khusus untuk layanan ride-hailing dengan Didi Chuxing Cina tahun lalu, mengatakan pendapatan tahun 2020 turun 22,6 persen menjadi 156,6 miliar yuan.

    BYD juga memperkirakan laba bersih dalam tiga bulan pertama tahun ini tumbuh 77,6 persen menjadi 166,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mengutip penjualan mobil yang positif.

    BYD juga berencana menerbitkan instrumen pembiayaan utang senilai hingga 50 miliar yuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.