Ke Acara Petik Kopi di Kaki Gunung Sumbing, Sandiaga Jajal Motor Listrik Gesits

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata Sandiaga Uno menjajal motor listrik Gesits saat menghadiri acara petik kopi di Dusun Pengkol Magelang.

    Menteri Pariwisata Sandiaga Uno menjajal motor listrik Gesits saat menghadiri acara petik kopi di Dusun Pengkol Magelang.

    TEMPO.CO, Magelang - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungannya di Magelang, setelah menyempatkan diri menginap di Dusun Butuh untuk menyaksikan sunrise di Nepal van Java, selanjutnya ia melanjutkan kunjungannya ke Agrowisata Kopi di Dusun Pengkol, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

    Perjalanan dari Dusun Butuh ke Dusun Pengkol tersebut, Sandiaga Uno menggunakan motor listrik Gesits yang juga jadi destinasi wisata Dusun Butuh. Gesits merupakan hasil kolaborasi dari dunia pendidikan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dengan dunia usaha.

    “Cocok sekali untuk dipakai di desa-desa wisata sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan. Pokoknya kami siap mendukung penuh karya kreatif dari anak bangsa!” tulis Sandiaga Uno dalam kutipan video yang diunggah di Instagram berdurasi 1 menit 57 detik pada Sabtu 3 April 2021 tersebut.

    Motor listrik buatan anak bangsa tersebut merupakan hasil kerja sama Institut Teknologi Sepuluh Nopember atau ITS dengan Garasindo Electric Scooter atau GES. Gesits sendiri merupakan gabungan dari nama GES dan ITS. Dikembangkan sejak 2015 lalu dan diproduksi pada 2017 dan telah dipasarkan melalui website resmi Gesits www.gesits.co.id.

    “Ini mencoba wisata otomotif menggunakan motor listrik yang ramah lingkungan dan mudah-mudahan bisa mendorong industri karya anak bangsa,” ujar Sandiaga Uno dalam video tersebut.

    Adapun acara kunjungannya ke Dusun Pengkol untuk menyaksikan secara langsung proses pemanenan buah kopi di Agrowisata Perkebunan Kopi di Kecamatan Kaliangkrik tersebut, “Kita akan melakukan acara memetik kopi,” kata Sandiaga Uno setibanya di Dusun Pengkol. Kopi di Dusun Pengkol ini telah dikenal hingga luar daerah dan juga luar negeri. Produk perkebunan ini dimanfaatkan masyarakatnya untuk diolah lagi menjadi produk ekonomi kreatif.

    Menurut Sandiaga Uno, Agrowisata Perkebunan Kopi di Dusun Pengkol ini menarik, selain bisa berwisata melihat alam yang indah tetapi juga bisa belajar tentang proses produksi kopi. “Agrowisata ini menarik, bukan hanya kita berwisata melihat alam yang indah, tapi kita juga belajar, ada edukasinya juga,” kata Sandiaga.

    Kunjungan Sandiaga ke tempat Agrowisata itu sekaligus untuk memastikan bahwa pemasarannya sudah menggunakan platform digital. Sandiaga berharap kopi di Dusun Pengkol dapat semakin dikenal di seluruh wilayah Indonesia dan juga luar negeri.

    “Dan di antara pandemi Covid-19 ini, hanya dua industri yang dapat berkembang, satu teknologi digital, nomor dua pertanian, jadi fokusnya sudah benar,” tutur Sandiaga.

    HENDRIK KHOIRUL MUHID

    Baca juga: Sandiaga Menanti Matahari Terbit di Dusun Butuh Nepal van Java: Epic Exotic!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.