Mobil Bekas Merana di Wamena Papua, Teronggok Sampai Rusak di Tempat Sampah

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bangkai mobil dibiarkan pemiliknya di tempat pembuangan sampah, Wamena, Jayawijaya, Papua. Foto: Istimewa

    Bangkai mobil dibiarkan pemiliknya di tempat pembuangan sampah, Wamena, Jayawijaya, Papua. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Rongsokan mobil bekas atau motor mudah dijumpai teronggok di Wamena, ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, terletak di Lembah Baliem, Pegunungan Papua setinggi 1.650 mdpl.

    Rongsokan mobil atau motor biasa terlihat di garasi rumah, halaman, kebun, pinggir jalan, hingga di tempat pembuangan sampah. Menilik tahun edarnya, kendaraan tersebut tidak tergolong tua alias jadul.

    Kenapa bisa begitu?

    Hari Suroto, Arkeolog Balai Arkeologi Papua, menceritakan, bahwa masyarakat Papua menyukai produk mobil atau sepeda motor yang baru.

    Kendaraan yang rusak biasanya diperbaiki di bengkel. Tapi, jika muncul produk mobil atau motor baru, mereka berupaya membelinya.

    "Kendaraan yang lama akan disimpan di garasi atau halaman rumah,” ujar dia kepada Tempo pada Rabu, 7 April 2021.

    BacaAmbulance Dipakai Jadi Angkot di Jayawijaya

    Bangkai-bangkai mobil bekas yang terbengkalai itu dari berbagai jenis. Ada Toyota Land Cruiser, Toyota Kijang Super, Mitsubishi Colt T120, Mitsubishi L300, dan mobil taksi. 

    Taksi adalah sebutan setempat untuk mobil angkutan kota (kota).

    Menurut Hari, jika mobil atau motor dianggp rusak berat maka sang pemilik akan membiarkannya. Produk otomotif itu pun berujung di tempat pembuangan sampah.

    Biasanya, bengkel di sekitarnya mempreteli onderdil yang masih layak pakai. Persediaan suku cadang kendaraan di Papua memang terbatas sehingga biasanya dipesan dr Jakarta atau Surabaya.

    “Biasanya bengkel akan kanibal pada dari mobil-mobil bekas itu."

    Dosen di Universitas Centrawasih, Papua, tersebut menerangkan bahwa di Wamena tidak ada pemulung atau pengepul barang atau mobil bekas. Akses keluar-masuk barang di Wamena hanya dapat dilakukan dengan pesawat terbang.

    “Jadi secara hitung-hitungan dagang, tentu akan rugi jika membawa rongsokan besi menggunakan pesawat kargo. Per kilonya mahal,” tutur Hari.

    Wamena memiliki sebuah bandara yang selalu sibuk, baik itu pesawat penumpang maupun kargo. Jalan Trans Papua yang menghubungkan Kota Jayapura-Wamena masih digarap.

    Wamena menjadi daerah hub (penghubung) untuk beberapa kabupaten di pegunungan Papua. Alat transportasi di wilayah Wamena berupa mobil, truk, sepeda motor. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto