Saingi Tesla, Huawei Rilis Mobil Listrik Mewah

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Huawei Smart Selection SF5. Huaweicentral.com

    Huawei Smart Selection SF5. Huaweicentral.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Huawei membuat langkah berani dengan merilis mobil listrik pertamanya, Arcfox Alpha S. Mobil otonom itu dibuat bersama Arcfox BAIC Group.

    Presiden divisi otomotif Huawei Wang Jun menjelaskan, perusahaan telah membentuk kemitraan dan kerja sama yang luas untuk mengembangkan mobil listrik. “Tujuannya untuk terus memperluas keahliannya ke industri otomotif,” ujar dia, seperti dikutip Gizmochina, Senin, 19 April 2021.

    Ada dua versi Arcfox Alpha S yang diluncurkan. Keduanya adalah mobil listrik mewah kelas atas yang menjalankan sistem operasi garapan Huawei, HArmonyOS.

    Peluncuran itu ditindaklanjuti dengan hadirnya lima solusi mengemudi otomatis yang digunakan di mobil akhir tahun ini. Dan menjadi puncak dari investasi untuk kendaraan masa depan dengan pendapatan kotor lebih dari US$ 1 miliar.

    “Huawei akan fokus untuk memberikan solusi kepada pembuat mobil, bukan memproduksi mobil itu sendiri,” kata Jun.

    Huawei terus berkembang dalam mengembangkan perangkat keras dan teknologi gadget teknologi. Perusahaan asal Cina itu sudah menjadi pemimpin global meskipun ada sanksi dari Amerika Serikat dan sekutunya.

    Implikasi dari penerapan sistem operasi HarmonyOS di kendaraan listriknya memberikan kemungkinan menarik dalam hal inovasi. Kendaraan memiliki jangkauan sekitar 708 km dengan muatan penuh, lebih tinggi dari Tesla Model Y yang memiliki jangkauan 594 km.

    Huawei Arcfox Alpha S dibanderol seharga mulai dari 388.900 Yuan (Rp 870 juta) sampai dengan 429.900 Yuan (Rp 962 juta).

    GIZMOCHINA 

    Baca juga: Huawei Bikin Mobil Listrik Saingi Tesla, Investasi Rp 14,6 Triliun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.