WeRide Uji Mobil Tanpa Sopir di Silicon Valley

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taksi otonom WeRide terlihat di Guangzhou, provinsi Guangdong, Cina. REUTERS

    Taksi otonom WeRide terlihat di Guangzhou, provinsi Guangdong, Cina. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pejalan kaki di jalanan Silicon Valley mungkin mulai melihat mobil tanpa sopir atau mobil otonom dari sebuah startup di jalanan. WeRide, startup kendaraan otonom Cina yang memiliki pusat operasi di San Jose, menerima izin minggu lalu dari Departemen Kendaraan Bermotor California untuk menguji kendaraan nirawaknya di jalanan umum di kota. 

    Perusahaan berwenang untuk menguji dua mobil otonom di jalan-jalan tertentu di Silicon Valley, San Jose. Mobilnya dirancang untuk jalan yang memiliki batas kecepatan tidak melebihi 45 mil per jam.

    “Pengujian dijadwalkan pada Senin-Jumat siang hari, 19-23 April 2021,” kata pihak perusahaan seperti dikutip Patch, Senin.

    Tujuh perusahaan sekarang memiliki izin untuk menguji mobil tanpa sopir mereka di California, semuanya berbasis di Bay Area. Perusahaan lainnya adalah AutoX, Baidu, Cruise, Nuro, Waymo dan Zoox. 

    WeRide telah memiliki izin sejak 2017 untuk menguji mobil otonom dengan pengemudi, menurut DMV. TechCrunch melaporkan perusahaan itu adalah salah satu startup kendaraan otonom dengan dana tertinggi di Cina, menerima US$ 200 juta dalam pendanaan akhir tahun lalu. 

    Perusahaan yang menerima izin pengujian tanpa pengemudi harus memenuhi sejumlah persyaratan keselamatan. Termasuk menginformasikan pemerintah daerah tentang pengujian yang direncanakan di daerah tersebut.

    WeRide juga harus melaporkan setiap tabrakan yang melibatkan salah satu kendaraan otonomnya dalam waktu 10 hari.

    PATCH | DMW | TECH CRUNCH

    Baca juga: WeRide Luncurkan Taksi Tanpa Sopir di Cina


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.