Diskon PPnBM, Penjualan Toyota di Auto2000 Naik 259 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Avanza Veloz di pameran GIIAS 2019. 27 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Toyota Avanza Veloz di pameran GIIAS 2019. 27 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dealer mobil Toyota Auto2000 melaporkan telah mengalami lonjakan penjulan setelah kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berlaku mulai 1 Maret 2021. Hal itu disampaikan Chief Executive Auto2000 Martogi Siahaan dalam acara virtual, Kamis sore, 22 April 2021.

    “Penjualan bulan Maret naik 259 persen dibandingkan Februari 2021. Dan disumbangkan oleh unit yang mendapat diskon PPnBM,” ujar dia, Kamis.

    Pemerintah telah memberlakukan kebijakan diskon PPnBM untuk membantu memulihkan kembali industri otomotif. Kebijakan tersebut berlaku dengan beberapa tahapan khusus untuk mobil dengan mesin 1.500cc. 

    Sejumlah model Toyota mendapatkan relaksasi PPnBM seperti Toyota Rush, Toyota Avanza, Toyota Sienta, Toyota Vios, Toyota Yaris, Toyota Kijang Innova, hingga Toyota Fortuner. 

    Tahap pertama diskon PPnBM sebesar 100 persen pada periode Maret-Mei 2021, dan untuk periode Juni-Agustus diskonnya menjadi 50 persen, dan September-Desember 25 persen.

    Kemudian diskon tersebut diperluas untuk mobil bermesin 1.500cc-2.500cc. Diskon pajak sebesar 50 persen dari tarif normal akan diberikan pada masa pajak April-Agustus 2021, kemudian 25 persen pada September-Desember 2021.

    Menurut Martogi, kebijakan diskon PPnBM tersebut sangat mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli mobil baru di Auto2000. “Kami berterima kasih atas kebijakan dan upaya dalam perbaikan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini,” tutur Martogi.

    Baca juga: Mobil Toyota Tanpa PPnBM, Auto2000 Beri Diskon Tambahan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.