Dua Model Sepeda Motor Listrik Rakata Meluncur, Harga Rp 15 Jutaan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerai sepeda motor listrik Rakata. (Antara)

    Gerai sepeda motor listrik Rakata. (Antara)

    TEMPO.CO, JakartaPT Artas Rakata Indonesia merilis dua sepeda motor listrik, X5 dan S9, yang dijual dengan harga mulai Rp15,6 juta, tersedia di gerai Rakata Motorcycle Jakarta Selatan mulai akhir April ini.

    Rakata X5 merupakan motor listrik yang mengusung drive train atau motor penggerak berkekuatan 1.750 watt. Tenaga X5 berasal dari battery pack lithium ion dengan rating kapasitas sebesar 60 Volt 20 Ah yang mampu memacu motor sampai dengan kecepatan maksimum 55 km/jam dengan jarak tempuh 55 – 60 kilometer.

    Rakata X5 disediakan battery pack tambahan secara optional apabila pelanggan membutuhkan jarak tempuh yang lebih jauh.

    "Rakata X5 dapat dibeli di harga yang sangat terjangkau yaitu Rp20,5 juta on the road Jadetabek,” jelas Direktur PT Artas Rakata Indonesia, Michael Mahendra, dalam siaran pers, Jumat, 30 April 2021. 

    Motor listrik kedua yang akan diluncurkan adalah Rakata S9 yang dilengkapi dinamo penggerak 800 watt dan battery Sealed Lead Acid (SLA) 60 Volt 20 Ah.

    Rakata S9 berkecepatan maksimum 45-50 km per jam dengan jarak tempuh 55-60 kilometer.

    “Keunggulan utama Rakata S9 ada pada harganya yang sangat kompetitif di Rp15,6 juta on the road Jadetabek,” kata Marketing Manager PT Artas Rakata Indonesia Daniel Pramana.

    Untuk menambah kenyamanan pelanggan, PT Artas Rakata Indonesia menyediakan layanan free delivery area Jabodetabek serta layanan purna jual on-call on-site. Sepeda motor listrik Rakata juga dilengkapi dengan garansi 1 tahun untuk baterai, dinamo, ECU dan charger untuk kedua unit Rakata Motorcycle tersebut.

    Baca juga: Beda Motor Listrik 2020 di Indonesia: Gesits, NIU, hingga United Bike


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.