Cara Mengecek Oli Mesin Mobil yang Lama Diparkir akibat Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ganti oli mobil. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Ilustrasi ganti oli mobil. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil yang lama tidak terpakai, antara lain akibat WFH karena pandemi Covid-19, membutuhkan perawatan, termasuk mengganti oli mesin.

    Oli mesin mobil atau motor memiliki masa pakai, tak cuma soal jarak tempuh. Informasi ini yang jarang diketahui pemilik atau pengguna mobil atau motor

    Berikut ini tips merawat mesin mobil yang lama tidak terpakai:

    Ketahui  masa pakai oli mesin
    Jika masa pakai sudah terlewat, cepatlah ganti oli. Tanpa penggantian oli, mesin mobil bisa bermasalah ketika mobil dinyalakan.

    Perawatan rutin
    Pemilik mobil dapat mencegah kerusakan mobil dengan memanaskan mesin mobil 3 hari sekali. Ini untuk menjaga sirkulasi oli di dalam mesin.

    Mobil yang terlalu lama berhenti akibat pandemi Covid-19 berpotensi membuat oli mesin mobil atau motor mengendap dan menjadi sludge (lumpur oli). 

    Rutin mengecek performa mesin
    Pengecekan sederhana dengan melihat kekentalan dan kuantitas oli mesin mobil dari dipstick oli. 

    Jika oli mesin mobil sudah menjadi sludge (lumpur) atau bahkan seperti gel, maka harus diganti oli baru. Jika oli sudah mengental, perlu dilakukan engine flush dengan cairan engine flush chemical.

    Baca: Memahami Arti Kode pada Oli Mesin dan Penggunaannya

    HIDAYAT SALAM | BERBAGAI SUMBER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H