Ganjil Genap Jakarta: Pemprov DKI Optimistis soal Angkutan Umum, Polisi Khawatir

Ilustrasi kemacetan lalu lintas. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta merencanakan kembali menerapkan ganjil genap seluruh di ruas jalan Ibu Kota setelah terhenti karena pandemi Covid-19. 

Jika ganjil genap Jakarta diterapkan, Pemprov DKI Jakarta mengakui akan ada potensi peningkatan kerumunan di fasilitas transportasi umum. Namun, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan akan mengantisipasi hal tersebut.

Syafrin Liputo mengatakan Pemprov DKI akan memperkuat layanan angkutan umum, terutama TransJakarta, KRL, MRT dan angkutan umum reguler lainnya diikuti penerapan protokol kesehatan yang maksimal.

"Ini sesuai arahan Pak Gubernur, keselamatan warga di tengah pandemi Covid-19 menjadi prioritas," ucap Syafrin seperti dikutip dari Tempo.co edisi Sabtu, 5 Juni 2021.

Di sisi lain, Polisi meminta Pemprov DKI memastikan ketersediaan angkutan umum jika ganjil genap kembali diterapkan.

"Jika tak terpenuhi, bisa menimbulkan masalah baru, klaster (covid-19) angkutan umum. Jadi semua itu harus disiapkan dengan baik," tutur Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo.

Hari ini, Senin, 7 Juni 2021, Pengamat Transportasi dari Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang juga mengingatkan Pemprov DKI.

Dia mengatakan angkutan umum di Jakarta tidak akan cukup untuk memfasilitasi seluruh mobilitas masyarakat apabila ganjil genap kembali diterapkan. "Kapasitas angkutan umum diatur hanya 40 sampai 50 persen selama pandemi Covid-19."

Baca: Penjualan Mobil Bekas Terdongkrak Kebijakan Ganjil-genap






Daftar 11 Indikator Kepuasan Tinggi terhadap Anies Baswedan Berdasarkan Survei IPO

43 menit lalu

Daftar 11 Indikator Kepuasan Tinggi terhadap Anies Baswedan Berdasarkan Survei IPO

Indonesia Political Opinion (IPO) menggelar diskusi temuan survei kinerja Gubernur DKI Jakarta Periode 2017-2022 Anies Baswedan.


7 Tahun Kematian Akseyna, Ayahanda Sodorkan Motif, Dugaan, dan Terduga Pelaku

1 jam lalu

7 Tahun Kematian Akseyna, Ayahanda Sodorkan Motif, Dugaan, dan Terduga Pelaku

Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas hari ini mengadakan rapat untuk menindaklanjuti kasus kematian mahasiswa Universitas Indonesia Akseyna Ahad Dori.


Daftar Lokasi Banjir Jakarta yang Kini Sudah Surut

1 jam lalu

Daftar Lokasi Banjir Jakarta yang Kini Sudah Surut

BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Rabu, 5 Oktober, pukul 09.00 WIB, genangan banjir Jakarta masih terjadi di sejumlah lokasi.


Banjir Jakarta, 361 Pengungsi Ditampung di 3 Lokasi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur

4 jam lalu

Banjir Jakarta, 361 Pengungsi Ditampung di 3 Lokasi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur

BPBD DKI Jakarta menampung sebanyak 361 jiwa pengungsi di tiga lokasi Jakarta Selatan dan satu di Jakarta Timur akibat banjir Jakarta.


Fadli Zon Bela Mamat Alkatiri yang Dipolisikan Anggota DPR Hillary Brigitta Lasut

8 jam lalu

Fadli Zon Bela Mamat Alkatiri yang Dipolisikan Anggota DPR Hillary Brigitta Lasut

Fadli Zon membela komika Mohammed Yusran Farid Alkatiri alias Mamat Alkatiri yang dilaporkan ke polisi oleh anggota DPR Hillary Brigitta Lasut


HUT TNI, Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Monas hingga Pukul 11

8 jam lalu

HUT TNI, Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Monas hingga Pukul 11

Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas di Kawasan Monas dan Istana untuk memperingati HUT TNI ke-77 di Istana Kepresidenan


Tahun 2022 Polri Anggarkan Rp 159,8 Miliar untuk Pengadaan Gas Air Mata

9 jam lalu

Tahun 2022 Polri Anggarkan Rp 159,8 Miliar untuk Pengadaan Gas Air Mata

Menggunakan sumber dana APBN 2022, Polri melakukan pengadaan gas air mata senilai Rp 152 miliar. Berikut rinciannya.


LPSK Siap Memberi Pelindungan kepada Aremania yang Terancam

18 jam lalu

LPSK Siap Memberi Pelindungan kepada Aremania yang Terancam

LPSK akan memberi perlindungan kepada Aremania yang terancam dan mengalami intimidasi.


Polisi Sebut Lesti Kejora dan Rizky Billar Belum Ada Upaya Damai dalam Kasus KDRT

18 jam lalu

Polisi Sebut Lesti Kejora dan Rizky Billar Belum Ada Upaya Damai dalam Kasus KDRT

Polisi pastikan belum ada upaya mediasi antara Lesti Kejora dan Rizky Billar agar berdamai.


Lesti Kejora Disebut Alami Sejumlah Luka Akibat KDRT Oleh Rizky Billar

22 jam lalu

Lesti Kejora Disebut Alami Sejumlah Luka Akibat KDRT Oleh Rizky Billar

Lesti Kejora alami luka lebam dan pergeseran tulang akibat KDRT yang ditengarai diperbuat oleh Rizky Billar.