6 Pelopor Otomotif Warga Kulit Hitam AS, Mencipta Transmisi Otomatis Mobil

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Pembalap Merceders sekaligus juara dunia F1 Lewis Hamilton dinyatakan positif  setelah balapan di Bahrain International Circuit. Pembalap asal Inggris ini mengalami sedikit gejala Covid-19 dan langsung menjalani isolasi mandiri. Pool via REUTERS/Tolga Bozoglu

    Pembalap Merceders sekaligus juara dunia F1 Lewis Hamilton dinyatakan positif setelah balapan di Bahrain International Circuit. Pembalap asal Inggris ini mengalami sedikit gejala Covid-19 dan langsung menjalani isolasi mandiri. Pool via REUTERS/Tolga Bozoglu

    TEMPO.CO, Jakarta - Enam orang penemu dan pengusaha kulit hitam Amerika Serikat ini merevolusi industri otomotif yang berpengaruh baik di AS maupun global.

    Ada orang Amerika kulit hitam pertama yang memiliki dealer "Tiga Besar" di negerinya, menciptakan struktur dasar transmisi otomatis, menciptakan lampu lalu lintas, merancang Bronco yang ikonikhingga melanggar batas balapan mobil NASCAR, hingga menjadi kulit hitam pembuat mobil pertama dan satu-satunya.

    Berikut para pionir yang namanya akan selamanya terukir dalam sejarah industri otomotif yang dikutip dari Autoblog hari ini, Minggu, 20 Juni 2021:

    1. McKinley Thompson, Jr.
    Thompson dipekerjakan sebagai desainer kulit hitam pertama Ford pada 1956, setelah mendapatkan gelar dalam desain transportasi di ArtCenter College of Design di Pasadena, California.

    Thompson bukan desainer rekor untuk Bronco 4x4 yang mengubah permainan Ford, tapi dia membuat sketsa awal yang menjadi inspirasi untuk produk akhir. Dia juga berkontribusi pada desain mobil balap Ford Mustang dan GT40.

    2. Edward Davis
    Menurut Automotive Hall of Fame, Davis adalah yang tertua dari 10 tokoh yang dan dibesarkan di Louisiana. Kecintaannya pada mobil dimulai pada usia yang sangat muda ketika ia akan membenamkan dirinya untuk mempelajari setiap inci Ford Model T ayahnya.

    Setelah lulus dari Sekolah Menengah Teknik Cass untuk menjadi seorang akuntan, Davis mengoperasikan bengkel servisnya sendiril. Supervisor pabrik Dodge adalah pelanggan tetapnya, dan menawarkan pekerjaan kepada Davis di fasilitas perakitan Dodge Hamtramck.

    Pada 1936 putra supervisor Dodge tadi akan membuka dealer Dodge, tempat Davis akhirnya menjadi pemimpin penjualan.

    Davis kemudian memberanikan diri pada 1938 memulai bisnis 'Davis Motor Sales.' Bisnisnya menarik perhatian Studebaker Corporation. 

    Dia menjadi ealer Studebaker yang bisa menjual 50 mobil Studebaker sebulan. Setelah Studebaker bangkrut, Davis mencoba melobi Big 3 yakni GM, Ford, dan Chrysler tapi ditolak karena warna kulitnya.

    Pada 1963, setelah hampir tujuh tahun mencoba, Davis berhasil menjadi waralaba Chrysler-Plymouth di Detroit.

    Dia adalah orang kulit hitam Amerika Swrikat pertama yang memiliki dealer mobil baru. Pada 1996, Davis akan menjadi orang Amerika kulit hitam pertama yang masuk dalam Automotive Hall of Fame.

    3. Wendell Oliver Scott
    Wendell Oliver Scott adalah pembalap penuh waktu kulit hitam Amerika pertama dalam sejarah NASCAR. Selama periode Gerakan Hak Sipil, Wendell Scott sibuk melaju secepat mungkin di trek balap.

    Menurut film ESPN tentang pengemudi, Sirkuit Dixie sedang berjuang secara finansial dan tidak dapat mengisi kursinya di trek, dan sebagai desain promosi. Mereka mulai mencari orang kulit hitam untuk bersaing dalam balapan mereka.

    Karena sejarah tilang Wendell, ia diminta untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. Scott malah bisa memukau penonton dengan manuvernya yang menakjubkan di lintasan.

    Menurut Hall of Fame NASCAR, Wendell Scott menggunakan latar belakang tekniknya dari Perang Dunia II bersama dengan bantuan kedua putranya untuk tetap berada di puncak permainannya. Dia menggunakan suku cadang hand-me-down dan suku cadang barang rongsokan untuk meningkatkan dan meningkatkan kinerja mobil balapnya. 

    NASCAR Hall of Fame dan Wendell Scott Foundation juga menyatakan bahwa dalam 13 tahun karir NASCAR Wendell Scott ia finis di 10 besar dalam 147 balapan. Dia telah dilantik ke dalam Black Athletes Hall of Fame, Jacksonville, Florida Hall of Fame, Danville Register & Bee Hall of Fame, National Sports Hall of Fame, International Motorsports Hall oNASCAR Hall of Fame dan Wendell Scott Foundation juga menyatakan bahwa dalam 13 tahun karir NASCAR Wendell Scott ia finis di 10 besar dalam 147 balapan.f Fame, Virginia Sports Hall of Fame, National Motorsports Press Association Hall of Fame, Danville Museum of Fine Arts and History Hall of Fame.

    Pada 2015, Wendell Oliver Scott dilantik ke dalam NASCAR Hall of Fame. Chevrolet 1962 buatannya sendiri saat ini dipajang di NASCAR Hall of Fame di North Carolina.

    4. Richard Spikes
    Spikes adalah seorang penemu jenius yang memegang delapan paten pada 1907 hingga 1946. Menurut BlackPast, karya inventifnya berasal dari pengalamannya sebagai mekanik, penjaga salon, dan tukang cukur.

    Tiga pekerjaan ini akan menginspirasi Spikes untuk membuat dan mengembangkan paten untuk penyadap bir yang digunakan saat ini, mesin uji rem, pembuka dan penutup botol susu, dan banyak lagi.

    Penemuannya yang paling berpengaruh adalah Automatic Gear Shift Device yang menciptakan struktur dasar dari apa yang sekarang dikenal sebagai transmisi otomatis. Dia juga dikenal karena mengembangkan dan menciptakan sinyal belok mobil, tetapi tidak ada catatan paten tentang keterlibatannya.

    5. Garrett Morgan
    Putra mantan budak, Garrett Morgan, adalah seorang pengusaha dan penemu yang produktif. Dia memiliki banyak bisnis termasuk bengkel mesin jahit, bisnis menjahit, dan surat kabar untuk beberapa nama.

    Sebagai seorang penemu, ia menciptakan masker gas, alat penjahit zigzag, dan banyak lagi. Namun, pada 1923 salah satu paten terpentingnya diberikan: lampu lalu lintas.

    Itu adalah lampu peringatan berbentuk T yang membantu mengarahkan arus lalu lintas. Inspirasinya untuk membuat sistem ini datang setelah ia menyaksikan kecelakaan mobil yang fatal.

    Morgan kemudian menjual patennya ke General Electric seharga $40.000. Penemuannya yang berbentuk T menciptakan infrastruktur lampu lalu lintas modern yang kita kenal dan andalkan saat ini.

    5. C. R. Patterson and Sons
    C.R. Patterson and Sons mungkin bukan nama yang akrab bagi banyak orang, tetapi pabrikan mobil kecil ini adalah perusahaan mobil pertama dan satu-satunya milik orang Afrika-Amerika.

    Charles Richard Patterson lahir sebagai budak di perkebunan Virginia pada 1833. Dua puluh delapan tahun kemudian, pada 1861, Charles melarikan diri dari perkebunan dan pergi ke Greenfield, Ohio, untuk memulai hidup baru.

    Pada 1873, ia bermitra dengan produsen kereta J.P. Lowe dan memulai bisnis pembuatan kereta kuda yang sukses. Charles kemudian membeli saham Lowe dari bisnis dan mendirikan kembali perusahaan sebagai C. R. Patterson and Sons pada 1893. Bersama putra sulungnya, Frederick, dia mengambil lebih banyak peran kepemilikan.

    Pada tahun 1910, Charles Richard Patterson meninggal dan meninggalkan bisnisnya kepada Frederick, yang dengan cepat mulai mengubah perusahaan menjadi produsen mobil.

    Kerja keras untuk mengubah ruang lingkup bisnis mencapai puncaknya dengan diperkenalkannya mobil Patterson-Greenfield pada 1915. Mobil itu dijual seharga USD 685 dan menampilkan mesin Continental empat silinder yang bersaing dengan Ford Model T.

    Sayangnya, seperti banyak produsen mobil kecil lainnya. saat ini, CR Patterson and Sons tidak dapat menandingi kecepatan manufaktur Ford maupun skala ekonominya. Pada 1939 setelah Depresi Hebat, C. R. Patterson and Sons terpaksa gulung tikar dari bisnis otomotif.

    Baca: Menperin Dorong Surabaya Menjadi Pusat Industri Otomotif



    AUTOBLOG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.