Audi Mendaur Ulang Limbah Plastik Otomotif untuk Produksi Suku Cadang

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagian belakang mobil konsep Audi e-tron Sportback dalam acara Shanghai Auto Show di Shanghai, Cina, 19 April 2017. Logo empat cincin sebagai identitas dari Audi tampak dominan di depan dan belakang kendaraan. REUTERS/Aly Song

    Bagian belakang mobil konsep Audi e-tron Sportback dalam acara Shanghai Auto Show di Shanghai, Cina, 19 April 2017. Logo empat cincin sebagai identitas dari Audi tampak dominan di depan dan belakang kendaraan. REUTERS/Aly Song

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil ternama Audi dikabarkan akan melakukan daur ulang limbah plastik otomotif untuk meproduksi suku cadang.

    Komponen yang dimanfaatkan Audi salah satunya adalah penutup airbag. Tangki bahan bakar, hingga wadah radiator.

    Olahan itu nantinya bisa dijadikan sebagai minyak pirolisis dan dapat menggantikan minyak bumi sebagai bahan baku produksi plastik berkualitas tinggi.

    "(Kami) ingin menggunakan metode cerdas untuk secara proaktif membentuk pasar bahan baku sekunder," kata Philipp Eder, manajer proyek untuk Daur Ulang Kimia dalam rantai pasokan di Audi.

    Plastik yang terbuat dari minyak pirolisis tersebut dikabarkan memiliki kualitas yang sama baiknya dengan bahan plastik pada umumnya.

    Proses daur ulang limbah plastik otomotif ini pun bisa dikatakan sangat menguntungkan lingkungan dan finansial produsen mobil.

    Meski begitu, tidak semua limbah plastik bisa didaur ulang. Bahan plastik itu tentunya harus memenuhi persyaratan keamanan dan ketahanan panas.

    Baca: 3,3 Juta Data Pribadi Pelanggan Volkswagen dan Audi Dicuri

    HINDUSTAN TIMES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.