Tips Menjaga Ban Tetap Prima Saat Digunakan di Cuaca Ekstrem

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ban tubeless sepeda motor. TEMPO/Wawan Priyanto

    Ilustrasi ban tubeless sepeda motor. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Cuaca yang tidak stabil, terkadang panas dan basah, berpotensi menyebabkan risiko kerusakan pada kendaraan, khususnya bagian ban yang mengalami kontak langsung pada jalanan.

    National Sales Manager PCR Radial Tire PT. Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono mengatakan ban yang sering terpapar suhu panas atau dingin secara konstan dapat menyebabkan kerusakan.

    "Saat cuaca panas, temperatur aspal akan naik dan ban berisiko overheat lebih cepat, sehingga ban bisa rusak. Sementara, saat cuaca hujan, suhu akan turun dan mengakibatkan turunnya tekanan udara ban sehingga konstruksi ban bisa rapuh saat digunakan," kata Apriyanto dalam siaran pers yang diterima Tempo, Rabu, 14 Juli 2021.

    Oleh sebab itu, perlu dilakukan langkah antisipasi untuk menjaga ban tetap dalam kondisi prima meskipun digunakan dalam kondisi jalanan basah atau kering.

    Berikut tips menjaga ban tetap prima dalam kondisi cuaca ekstrem.

    1. Cara Mengemudi yang Baik

    Pertahankan cara mengemudi yang baik dengan tidak mengemudi terlalu cepat dan tidak melakukan kemudi tikungan (cornering) berlebihan. Kemudian kurangi frekuensi rem mendadak agar ban tidak cepat aus.

    2. Cek Tekanan Angin Ban

    Periksa tekanan angin ban secara berkala minimal 10 hari sekali dengan tekanan ideal berkisar dari 30 sampai dengan 35 psi pada setiap ban.

    Kemudian penting juga untuk mengisi angin ban setiap bulannya agar ban dapat dipakai lebih lama. Segera ganti ban kendaraan apabila kondisinya sudah terlalu tua atau mulai aus.

    3. Kelola Batas Muatan Kendaraan

    Penting bagi pemilik kendaraan untuk mengelola batas muatan kendaraan karena ban juga memiliki batas muatannya masing-masing.

    Kendaraan yang overload dapat menghambat putaran fisik ban ketika bergerak dan dapat merusak bentuk serta durabilitas ban.

    4. Pilih Ban yang Cocok

    Sesuaikan pilihan ban dengan kondisi cuaca wilayah pemilik kendaraan. Misalnya menggunakan ban musim panas (summer) yang memberikan tingkat cengkeraman yang andal di jalan basah maupun kering.

    Pemilik kendaraan juga bisa menggunakan ban semua musim (all-season) yang memiliki kapabilitas seimbang, baik secara durabilitas maupun performa saat digunakan di musim panas dan musim hujan.

    Baca: 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.