Cara Suzuki Agar Mobil Hybrid Laku di Pasar Indonesia

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Ertiga minor change. Sumber: SIS

    Suzuki Ertiga minor change. Sumber: SIS

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) baru-baru ini menjelaskan cara untuk meningkatkan pasar mobil hybrid di Indonesia. Kendaraan model tersebut memang belum banyak diminati masyarakat tanah air.

    Menurut Marketing Director 4W PT SIS, Donny Saputra, salah satu caranya adalah menjual mobil hybrid dengan harga terjangkau.

    Pasalnya, saat ini mobil hybrid dan kendaraan listrik memiliki banderol yang cukup mahal bagi masyarakat Indonesia.

    “Pasar mobil hybrid/listrik ada walaupun saat ini belum sebanyak mobil konvensional,” kata Donny kepada Tempo, Sabtu, 17 Juli 2021.

    “Agar pasarnya meningkat, menurut kami mobil hybrid/listrik harus bisa diserap pasar, dengan artian harga dalam jangkauan konsumen potensial,” tambah dia.

    Lebih lanjut, Donny menuturkan bahwa harga mobil hybrid seharusnya berkisar di antara Rp200 juta sampai dengan Rp300 juta.

    “Untuk harga, yang akan diterima pasar saat ini sebaiknya mendekati range harga mobil konvensional, yaitu Rp200-Rp300 jutaan. Ini tantangan kita bersama agar semakin banyak masyarakat menggunakan mobil hybrid/listrik,” tutup Donny.

    Saat ini Suzuki dikabarkan bakal segera meluncurkan mobil hybrid Ertiga pada tahun depan. Itu bahkan sempat diucapkan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.

    Baca: Gaikindo: Pabrikan Sudah Siap Produksi Mobil Hybrid di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.