PPKM Darurat, Ratusan Pemudik Diputar Balik di Ciawi

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas gabungan memutar balikkan kendaraan yang akan menuju puncak di pos penyekatan PPKM Darurat, Simpang Gadog, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Juni 2021. Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, penyekatan kendaraan yang akan menuju puncak yang biasanya dilakukan pada akhir pekan tersebut dilakukan setiap hari. Pengendara yang plat nomor polisinya bukan huruf F, dan bukan warga setempat serta tidak dapat menunjukkan dokumen syarat melintas seperti hasil negatif swab antigen atau PCR akan diarahkan untuk memutar balik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas gabungan memutar balikkan kendaraan yang akan menuju puncak di pos penyekatan PPKM Darurat, Simpang Gadog, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Juni 2021. Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, penyekatan kendaraan yang akan menuju puncak yang biasanya dilakukan pada akhir pekan tersebut dilakukan setiap hari. Pengendara yang plat nomor polisinya bukan huruf F, dan bukan warga setempat serta tidak dapat menunjukkan dokumen syarat melintas seperti hasil negatif swab antigen atau PCR akan diarahkan untuk memutar balik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Bogor - Sejumlah pemudik masih nekad mencari celah untuk menuju kampung halaman saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) diterapkan. Hari ini, belasan pemudik yang menuju Sukabumi dan Bandung diminta petugas Satlantas Polres Bogor untuk putar balik di Exit Tol Ciawi.

    Mereka nekat masuk jalur Tol Jakarta-Bogor-Ciawi atau Jagorari karena adanya penyekatan di tol Jakarta-Cikampek. 

    "Mereka hendak mudik menuju Sukabumi dan Bandung, melalui jalur Raya Bogor Sukabumi dan Cianjur. Namun selama PPKM ini, kami tidak kasih lewat dan kendaraannya kami putar balik," kata Kepala Satlantas Polres Bogor, Ajun Komisaris Dicky Pranata. Ahad, 18 Juli 2021.

    Selama perluasan perimeter dalam PPKM darurat hingga gerbang tol Ciawi, Dicky menyebut hingga pukul 12 siang ini sudah memeriksa 283 unit kendaraan yang keluar tol gerbang Ciawi. "Sebanyak 113 kendaraan kami putar balik, mereka ada yang mudik dan nekat coba-coba berwisata," kata Dicky menjelaskan. 

    Dicky mengatakan maksimalisasi PPKM darurat dengan memperluas perimeter ini, mampu menghalau dan membendung mobilitas warga. Dicky menyebut, monitoring dan evaluasi yang dilakukan menyebut angka mobilitas warga hingga saat ini turun hingga 80 persen. 

    "Penurunan nya drastis, hingga 80 persen. Kami maksimal dalam menegakan PPKM ini, karena Bogor merupakan lintas mobilitas dari pelbagai daerah menuju ibu kota Jakarta dan juga sebaliknya," kata Dicky. 

    Dicky menghimbau kepada semua warga untuk tetap mematuhi aturan PPKM darurat ini, jika tidak memiliki kepentingan dan tidak memiliki dokumen perjalan jangan pernah mencoba untuk bisa melintas di jalur tol atau jalan raya. "Petugas kami siap siaga, terutama nanti lebih mendekati Idul Adha kami akan pertebal di pos penjagaannya," ujar dia. 

    M.A MURTADHO

    Baca juga: Jelang Idul Adha, Korlantas Tambah Titik Penyekatan PPKM Darurat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.