Penjualan Mobil Mercedes-Benz Semester I 2021 Naik, Terjual 1.235 Unit

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mercedes-Benz GLE 450 saat dipamerkan di Hotel Pullman, Jakarta, 18 Juni 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    Mercedes-Benz GLE 450 saat dipamerkan di Hotel Pullman, Jakarta, 18 Juni 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBID) mencatatkan kenaikan penjualan mobil 48 persen selama semester pertama 2021.

    Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, terjual 1.235 mobil penumpang Mercedes.

    "Kami sangat bangga dengan pencapaian penjualan di semester pertama 2021. Permintaan yang tinggi mendorong pertumbuhan dua digit kami," kata President Director PT MBID Choi Duk Jun dalam konferensi pers hari ini, Kamis, 22 Juli 2021.

    Penjualan mobil Mercedes-Benz enam bulan pertama tahun ini ditopang oleh tiga model terlarisnya, yakni sedan C-Class, SUV GLE, dan sedan E-Class.

    ADVERTISEMENT

    Sedan C-Class menyumbang 18 persen dari total penjualan mobil mewah Mercedes. Sedangkan GLE dan E-Class masing-masing menyumbang 15 persen dan 12 persen.

    Secara keseluruhan, penjualan mobil SUV Mercedes mencapai 51 persen kemudian diikuti sedan (43 persen), dan model vans/hatchback (6 persen).

    Capaian penjualan di semester pertama 2021 turut didukung kehadiran sejumlah model baru, seperti C-Class Final Edition, New Mercedes-AMG CLA 45 S 4MATIC+ Coupe, dan New S-Class.

    Pada kuartal ketiga 2021, Mercedes-Benz akan memperkenalkan sejumlah mobil mewah model baru dan model yang diperbarui, seperti V-Class dengan captain seats yang dirancang baru dan juga All New Sprinter.

    BacaSuzuki Jimny Long Meluncur 2022, Mirip Mercedes-Benz G-Class 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.