Jadwal FP1 dan FP2 WorldSSP Belanda: Galang Hendra Kembali Beraksi

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Galang Hendra Pratama berhasil mencapai targetnya untuk masuk posisi 10 besar pada balapan kedua WorldSSP Aragon 2021, Minggu, 23 Mei 2021. (Yamaha)

    Galang Hendra Pratama berhasil mencapai targetnya untuk masuk posisi 10 besar pada balapan kedua WorldSSP Aragon 2021, Minggu, 23 Mei 2021. (Yamaha)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Indonesia Galang Hendra Pratama kembali beraksi di ajang WorldSSP Belanda 2021. Sebelumnya, ia dan kontestan lain sudah tidak tampil di lintasan resmi sejak awal Juli ini.

    Kini, rider Ten Kate Racing Yamaha tersebut bakal dijadwalkan untuk melakoni sesi latihan bebas (FP) WorldSSP Belanda pada Jumat, 23 Juli 2021.

    Galang Hendra diharapkan bisa tampil maksimal demi mendapatkan kepercayaan diri menyambut balapan sesungguhnya pada akhir pekan nanti.

    Dirinya memang tampil kurang apik dalam dua sesi latihan bebas terakhirnya di WorldSSP Italia 2021. Kala itu ia hanya mampu menempati posisi 28 (FP1) dan P29 (FP2).

    Hasil itu membuat sang pembalap harus memulai balapan di posisi ke-25. Meski begitu, ia terbilang cukup apik pada race 1 WorldSSP Italia.

    Bagaimana tidak, pada balapan pertama itu dirinya sukses menempati peringkat ke-13 pada akhir balapan dan berhak mengantongi poin tambahan.

    Bukan tidak mungkin jika Galang Hendra bakal tembus posisi 10 besar, jika memulai balapan di peringkat belasan. Hal itu bisa dapatkan jika ia fokus pada dua sesi latihan bebas hari ini.

    Jadwa FP1 dan FP2 WorldSSP Belanda 2021

    Jumat, 23 Juli 2021

    FP1: 16:25 - 17:10 WIB

    FP2: 21:00 - 21:45 WIB

    Baca: Finis Ke-17 di Race 2 WorldSSP Misano, Galang Hendra Mengaku Masih Cepat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.