Yamaha Berikan Edukasi Dunia Sepeda Motor di Hari Anak Nasional

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tangkapan layar kegiatan Yamaha Gathering dalam merayakan Hari Anak Nasional, Sabtu, 24 Juli 2021. (Yamaha)

    Tangkapan layar kegiatan Yamaha Gathering dalam merayakan Hari Anak Nasional, Sabtu, 24 Juli 2021. (Yamaha)

    TEMPO.CO, JakartaPT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia (YIMM) menggelar kegiatan edukasi tentang dunia sepeda motor secara virtual kepada anak-anak untuk merayakan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli kemarin. Kegiatan yang dikemas dalam Virtual Gathering Hari Anak Nasional, Let’s Gear Up, digelar pada Sabtu, 24 Juli 2021.

    Manager Public Relation, YRA, dan Komunitas PT YIMM, Antonius Widiantoro, mengatakan bahwa melalui kegiatan dengan tema ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’ Yamaha ingin mengajak anak-anak dan para orang tua agar tetap semangat meskipun semua aktivitas saat ini harus dilakukan di rumah karena pandemi.

    “Total sebanyak 120 anak beserta keluarganya ikut dalam kegiatan virtual ini,” kata Manager Public Relation, YRA, dan Komunitas PT YIMM, Antonius Widiantoro, dalam keterangan resminya. “Harapan kami anak Indonesia semakin maju dan kreatif untuk menghadapi masa depan yang lebih baik.”

    Dalam acara virtual ini, Yamaha memberikan Fun Education Activity mulai dari pengetahuan tentang sepeda motor hingga kesehatan dalam menghadapi pandemi saat Covid-19 ini. Acara kemudian dilanjutkan challenge seru dengan berbagai hadiah menarik bagi anak-anak.

    Selain menang banyak dengan beragam hadiah, Yamaha memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mencoba pengalaman baru sebagai jurnalis kecil yang bertanya kepada narasumber dari Yamaha. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sisi menarik dan positif sebagai jurnalis kepada anak sejak dini.

    Baca juga: Yamaha Hadir di Pojok Otomotif Lazada, Simak Hadiahnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.