Kia Tutup Pabrik di Korsel karena Karyawan Terpapar Covid-19

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo baru Kia Motors. (Antara/Kia)

    Logo baru Kia Motors. (Antara/Kia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen mobil asal Korea Selatan, Kia Motors, akan menangguhkan salah satu dari delapan pabrik domestiknya pada Senin, 26 Juli 2021, waktu setempat karena puluhan pekerja di pabrik tersebut terinfeksi Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

    "Penangguhan pabrik No. 1  dapat diperpanjang tergantung pada hasil tes virus corona pada para pekerjanya," kata seorang juru bicara perusahaan yang dikutip dari Yonhap, Senin.

    Pabrik Sohari di Gwangmyeong, yang berada tepat di selatan Seoul, memiliki kapasitas produksi tahunan mencapai 320.000 unit dan sebagian besar memproduksi mobil sport Stinger, sedan andalan K9 dan minivan Karnaval.

    Sebelumnya, pada bulan Mei yang lalu, Kia juga telah menghentikan pabrik Sohari No. 2 yang membuat SUV subkompak Stonic selama dua hari karena kekurangan semikonduktor.

    Kia Motors memiliki delapan pabrik domestik di Korea dan tujuh pabrik di luar negeri -- tiga di Cina dan masing-masing satu di Amerika Serikat, Slovakia, Meksiko, dan India. Kapasitas keseluruhan mereka adalah 3,84 juta unit.

    Baca juga: Gara-gara Covid-19, Pabrik Kia Carnival dan Rio di Korsel Ditutup


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.