Moge Tabrakan dengan Motor Yamaha NMax di Kemayoran, Siapa yang Salah?

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya saat menilang sejumlah moge yang menerobos jalur Transjakarta di Jalan Hasyim Ashari, Jakarta Barat, pada Sabtu, 29 Mei 2021. Sumber: Ditlantas Polda Metro Jaya

    Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya saat menilang sejumlah moge yang menerobos jalur Transjakarta di Jalan Hasyim Ashari, Jakarta Barat, pada Sabtu, 29 Mei 2021. Sumber: Ditlantas Polda Metro Jaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Motor berkapasitas besar alis moge terlibat tabrakan dengan sepeda motor matik Yamaha Nmax pada Ahad siang lalu, 25 Juli 2021, di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Dalam rekaman video yang beredar, dalam kecelakaan pada pukul 11.00 WIB itu pengendara moge terpental hingga terkapar di jalan.

    Kepala Satuan Lantas Wilayah Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Lilik Sumardi mengatakan total tiga orang terluka akibat tabrakan motor tersebut.

    Para korban tabrakan motor adalah pengemudi moge berinisial TRH, 23 tahun, pengemudi motor Yamaha NMax berinisial SP (45), dan pembonceng FR (46).

    "Pengemudi moge sudah kami tetapkan sebagai tersangka," kata Lilik saat dihubungi hari ini, Selasa, 27 Juli 2021.

    Lilik menjelaskan bahwa hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi di sekitar lokasi tabrakan motor menunjukkan pengemudi moge menjadi penyebab kecelakaan.

    Pengemudi moge menghantam pengendara sepeda motor Yamaha Nmax dari arah belakang. Padahal, saat itu pengemudi Yamaha sudah memberikan aba-aba hendak memutar arah.

    "Udah lurus mau belok ke putaran nah di sundul sama dia," ujar Lilik.

    Pengemudi moge dijerat Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

    Lilik menuturkan pengemudi moge dan Yamaha NMax sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

    Baca: All New Yamaha NMAX 155 Punya Fitur Mirip Sepeda Motor Moge


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.