Mobil Xenia Terguling di Jalan Sempit Penggilingan, Diduga Tabrak Pembatas Jalan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Daihatsu Xenia warna silver terguling di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, pada Selas apagi, 27 Juli 2021. FOTO: Instagram

    Mobil Daihatsu Xenia warna silver terguling di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, pada Selas apagi, 27 Juli 2021. FOTO: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil Daihatsu Xenia terguling di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, pagi tadi, Selasa, 27 Juli 2021. Dari foto-foto di media sosial, Low MPV silver ini tergeletak di tengah jalan dengan posisi terbalik.

    Berdasarkan informasi yang diterima Tempo hari ini, Xenia tersebut kecelakaan terjadi di Jalan Doktor Sumarno tepat di depan Rumah Makan Padang Sederhana.

    Kecelakaan mobil terguling lalu terbalik tersebut terjadi sekitar pukul 07.50 WIB.

    Belum diketahui apa penyebab Daihatsu Xenia warna silver terbalik. Namun diperkirakan mobil melaju dalam kecepatan tinggi dan menabrak pembatas jalan sehingga menyebabkan mobil terpelanting lalu terguling dan terbalik.

    Dalam unggahan di akun Instagram, @jktinfo, banyak warganet yang mempertanyakan kecelakaan ini. Pasalnya lokasi terjadinya insiden ini merupakan jalur yang tidak terlalu besar, hanya ada dua lajur dan ada pembatas jalur busway tepat di dekat Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

    "Padahal kesempatan untuk mobil terbalik itu seperti susah di kondisi jalan seperti itu. Kecuali kalau kejadiannya di jalan tol, itu juga kalau dalam kecepatan tinggi," tulis salah satu warganet dalam komentar unggahan tersebut.

    Hingga saat ini belum diketahui apakah ada korban jiwa dari insiden kecelakaan mobil Daihatsu Xenia itu. Namun insiden sudah ditangani Dinas Perhubungan Jakarta Timur.

    BacaPenjualan Mobil Daihatsu Xenia 2020 Anjlok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.