Surat Izin Mengemudi atau SIM B untuk Kendaraan Bermotor, Beda BI dan BII

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga berjalan di depan loket pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di sebuah gerai SIM di Jalan Ahmad Yani, Makassar, (18/5). Pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi masyarakat berdampak pada meningkatnya pengurusan SIM untuk masyarakat. TEMPO/Fahmi Ali

    Seorang warga berjalan di depan loket pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di sebuah gerai SIM di Jalan Ahmad Yani, Makassar, (18/5). Pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi masyarakat berdampak pada meningkatnya pengurusan SIM untuk masyarakat. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan Polri kepada seseorang yang telah memenuhi syarat administrasi, sehat jasmani rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.

    Menurut pasal 211 (2) PP 44/93 terdapat beberapa golongan SIM, meliputi SIM A untuk kendaraan bermotor roda 4 dengan berat maksimal 3.500 kg, SIM A Khusus untuk kendaraan bermotor roda 3 dengan karoseri mobil (Kajen VI) yang digunakan untuk angkutan orang atau barang (bukan sepeda motor dengan kerata samping). Kemudian ada SIM B yang memiliki dua golongan, meliputi:

    1. SIM B1 untuk kendaraan bermotor dengan berat yang diperbolehkan lebih dari 1000 kg.
    2. SIM B2 untuk kendaraan bermotor yang menggunakan kereta tempelan dengan berat yang diperbolehkan lebih dari 1000 kg.

    Sementara itu, golongan SIM D dikhusus bagi pengemudi yang menyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus dan SIM C ditujukan pada kedaraan bermotor roda 2 yang dirancang dengan kecepatan lebih dari 40 km/jam. Penggunaan SIM, menurut Kepolisian Negara Republik Indonesia, berfungsi sebagai sarana identifikasi atau jati diri seseorang, sebagai alat bukti, sebagai sarana upaya paksa, dan sebagai sarana pelayanan masyarakat.

    Saat ini pemerintah sudah menyediakan layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi atau SIM online melalui laman http://sim.korlantas.polri.go.id. Namun, layanan ini hanya ditujukan untuk pembuatan SIM A dan C.

    DELFI ANA HARAHAP

    Baca: 3 Golongan SIM C Berlaku Agustus, Apa bedanya SIM C, SIM CI, SIM CII?

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.