Bukan karena Covid-19 dan PPKM, Dimas Ekky Bicara Masalah Keterlambatan Visa

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Dimas Ekky Pratama. Foto/Instagram

    Dimas Ekky Pratama. Foto/Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Indonesia Dimas Ekky Pratama baru-baru ini mengungkapkan masalah keterlambatan visa, yang membuatnya absen di CEV Moto2 Aragon 2021.

    Wakil tim pabrikan Pertamina Mandalika SAG tersebut membenarkan bahwa ia gagal tampil di seri ke-8 CEV Moto2 2021.

    “Betul kemarin saya harus absen race Aragon karena ada kendala dengan visa,” katanya kepada Tempo, Rabu, 28 Juli 2021.

    Lebih lanjut Dimas Ekky menjelaskan bahwa dirinya baru mendapatkan visa pada Jumat. Sedangkan rangkaian balapan CEV Moto2 Aragon sudah dimulai pada hari itu.

    “Iya mas jadi saya baru dapat visa di hari Jumat, di mana sudah mula FP (sesi latihan bebas),” lanjut pembalap asal Depok tersebut.

    Keterlambatan visa tersebut dikaitkan dengan kondisi Indonesia yang masih berjuang menghadapi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

    Meski begitu, Dimas Ekky mengaku bahwa ada faktor lain di luar kondisi Covid-19 dan PPKM. Namun, dirinya enggan menyebutkan faktor tersebut.

    “Ada beberapa faktor yang mempengaruhi di luar kondisi Covid-19,” terang pembalap berusia 28 tahun tersebut.

    Lebih lanjut, dirinya berharap agar bisa tampil di seri balapan CEV Moto2 selanjutnya, di Sirkuit Jerez, Spanyol, 22 Agustus mendatang.

    “Saya harap (keterlambatan visa) tidak (mempengaruhi seri balapan selanjutnya). Karena kalo absen, poin tertinggalnya sayang. Doakan saya next racenya bisa berangkat,” tutupnya.

    Baca: Jadwal FP1 dan FP2 CEV Moto2 Aragon: Jaga Fokus, Dimas Ekky!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.