Mobil Terbakar karena Mesin Panas, Bisa Disebabkan Oli Abal-abal

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berusaha memadamkan api yang membakar mobil Ford Mustang Shelby GT500 di dekat Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Senin, 26 Juli 2021. dok. Damkar

    Petugas berusaha memadamkan api yang membakar mobil Ford Mustang Shelby GT500 di dekat Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Senin, 26 Juli 2021. dok. Damkar

    TEMPO.CO, JakartaMobil terbakar jenis Ford Mustang Shelby GT500 di bilangan Pondok Pinang, Jakarta Selatan pada Senin 26 Juli 2021. Mobil ini diduga mengalami korsleting listrik sehingga membuatnya terbakar. Pada hari yang sama, di dekat exit tol Kuningan, sebuah mobil terbakar juga, SUV Suzuki XL7. Penyebab pastinya hingga saat ini belum diketahui. 

    Penyebab mobil terbakar bisa terjadi karena berbagai sebab. Salah satu penyebabnya adalah kondisi mesin panas atau overheat. Naiknya suhu mesin ini pun bisa ditimbulkan oleh beberapa faktor.

    Berikut beberapa faktor yang menyebabkan mesin panas atau overheat, yang dirangkum dari berbagai sumber:

    1. Kerusakan pada Radiator

    Radiator memiliki fungsi yang sangat vital dalam mengelola suhu mesin mobil Anda. Apabila bagian ini terkena masalah, maka sistem pendinginan akan kacau sehingga menyebabkan mesin mobil panas. Jika tidak segera ditangani, ini akan sangat bahaya!

    Masalah yang sering muncul pada radiator adalah saluran yang tersumbat oleh kotoran. Hal kedua ialah terjadinya kebocoran atau sobek pada selang radiator. Kedua hal ini dapat menghambat cairan pendingin terdistribusi dengan baik sehingga membuat mesin jadi panas.

    Selanjutnya, ialah kurangnya cairan pada tangki radiator. Biasanya, semakin tua usia mobil, makin sering air tersebut harus diisi. Akan lebih baik jika Anda mengisinya dengan coolant radiator khusus untuk menjaga kandungan mineral tetap minim di dalam mesin.

    1. Thermostat Tak Berfungsi

    Thermostat merupakan alat pengukur suhu di dalam mesin mobil yang berhubungan dengan sistem kerja radiator. Saat suhu mesin rendah, thermostat mengatur air untuk tetap berada di dalam radiator. Sementara itu, ketika mesin mobil panas, alat ini pun akan mengatur air untuk masuk ke dalam mesin.

    Jika tidak berfungsi sebagaimana mestinya, sistem sirkulasi air pendingin pun akan terganggu sehingga suhu mesin menjadi kacau. Lama-kelamaan, panas akan semakin naik sehingga menimbulkan overheat pada mesin.

    1. Menggunakan Oli Abal-abal

    Cairan oli yang tidak berkualitas umumnya tidak akan kuat terhadap panas sehingga sangat cepat menguap. Mesin yang tidak dilumasi dengan oli pun berpotensi mengalami gesekan kuat sehingga menimbulkan overheat.

    Oli juga dapat hilang karena terjadi kebocoran. Hal yang sama akan terjadi pada mesin. Salah satu indikasi mesin mobil panas bisa diketahui ketika muncul asap putih dari dalam kap.

    1. Kipas Pendingin Mati

    Pada radiator terdapat sebuah kipas yang berfungsi untuk menyedot udara dingin dari luar. Kipas ini dapat mengalami kerusakan atau salah pemasangan sehingga suhu yang tinggi terperangkap dan membuat mesin mobil panas. Oleh karena itu, pastikan bahwa kipas tersebut berfungsi dengan baik.

    Jika mobil terus-terusan mengalami panas, cek kondisi fanbelt, apakah masih normal, kendur, atau putus. Anda juga perlu untuk memeriksa dinamo yang menggerakkan kipas tersebut. Biasanya kabel atau sekring yang sudah dimakan usia akan mudah putus.

    1. Menggunakan BBM yang Tak Sesuai

    Kandungan oktan yang tak sesuai dengan kebutuhan mobil dapat mengakibatkan knocking sehingga mobil akan overheat jika dibiarkan terus-menerus. Ketahui terlebih dulu mengenai informasi BBM yang sesuai dengan jenis kendaraan Anda.

    Itulah beberapa sebab mesin mobil panas atau overheat pada mobil. Selalu periksa dan servis mobil Anda secara rutin agar terhindar dari mobil terbakar ketika sedang digunakan.

    NAUFAL RIDHWAN ALY 

    Baca: Berbagai Sebab Mobil Terbakar, Berikut 5 Kiat Pencegahannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.