Ford Dirikan Pusat Pengembangan Baterai Kendaraan Listirk di Michigan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Ford. REUTERS/Mike Segar

    Logo Ford. REUTERS/Mike Segar

    TEMPO.CO, Jakarta - Ford telah memutuskan mendirikan Ion Park di Romulus, Michigan, Amerika Serikat. Ion Park merupakan pusat pengembangan baterai kendaraan listrik (EV) milik pabrikan otomotif asal AS tersebut.

    Melansir laman Carscoops, Jumat, 30 Juli 2021, Ion Park ini akan memimpin revolusi kendaraan listrik baru Ford seperti Mustang Mach-E, E-Transit 2022, dan Ford F-150 Lightning 2022. Rencana ketiga mobil ini akan tersedia mulai pertengahan 2022.

    "Lab baru akan membantu Ford mempercepat proses pengembangan baterai untuk memberikan baterai yang lebih kuat dan terjangkau," ujar Direktur Ford Ion Park, Anand Sankaran.

    Pusat pengembangan ini mewakili 54 persen dari total investasi Ford sebesar US$ 185 juta untuk pengembangan, pengujian, dan pembangunan sel baterai kendaraan. Proyek ini juga merupakan bagian dari investasi US$ 30 miliar untuk elektrifikasi kendaraan Ford di tahun 2025.

    Fasilitas seluas 270.000 meter persegi ini akan menampung sebanyak 200 insinyur dan peralatan canggih kelas dunia untuk desain elektroda, sel, dan array, serta rekayasa dan inovasi manufaktur.

    Ford juga akan memposisikan Van Dyke Transmission Plant yang sudah berusia 50 tahun untuk memproduksi motor listrik dan transaksul listrik untuk kendaraan listrik dan hybrid. Nantinya pabrik ini akan berganti nama menjadi Van Dyke Electric Powertrain Center.

    DICKY KURNIAWAN | CARSCOOPS

    Baca juga: Ford Janjikan Mobil Listrik Murah Rp 290 Jutaan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.