Tips Membersihkan Knalpot Motor Biar Awet, Suzuki Jelaskan 6 Hal

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi knalpot

    Ilustrasi knalpot

    TEMPO.CO, JakartaKnalpot sepeda motor rawan terkena karat dan keropos sehingga butuh perawatan. Suzuki memberikan tips perawatan sebab knalpot yang tak terawat dapat menyebabkan masalah pada pembakaran.

    Masalah pembakaran motor akan membuat penggunaan bahan bakar tidak maksimal.

    Berikut tips merawat knalpot motor dari Suzuki

    Bersihkan knalpot setelah kehujanan
    Air hujan yang mengering pada motor bisa menyebabkan kerak pada knalpot motor. Penyebabnya kandungan asam pada air hujan cukup tinggi karena polusi udara. Tips merawat knalpot dalam kondisi ini adalah siram knalpot dengan air setelah terkena hujan, lalu keringkan.

    Ketahui bahan knalpot
    Menurut Suzuki, knalpot yang terbuat dari bahan krom gampang tergores. Cara membersihkannya bisa dilakukan dengan lembut agar tidak menyebabkan goresan. Noda membandel bisa dibersihkan dengan oli bekas yang masih dalam kondisi baik.

    Bersihkan lubang buang
    Bersihkan lubang buang pada silencer dengan menggunakan oli secukupnya. Lakukan setiap dua bulan sekali. Suzuki menuturkan bahwa pembersihan lubang buang knalpot bisa mencegah kebocoran dan keropos pada silencer dan leher knalpot.

    Oleskan oli pada leher knalpot
    Oleskan oli bersih pada leher knalpot secara merata setelah pipa knalpot telah dibersihkan. Jika oli sudah dioleskan, hidupkan mesin motor selama 2 menit.

    Bersihkan korosi
    Gunakan sikat yang masih bagus dan kuat, lalu oleskan detergen pada bagian knalpot yang berkarat atau bagian yang kotor.

    Sikat kuat-kuat bagian tersebut sampai bersih dan karat hilang. Kemudian bilas dengan air bersih. Jika noda membandel, gunakan sikat kawat.

    Gunakan cairan pembersih
    Tips merawat knalpot terakhir dari Suzuki adalah gunakan cairan porstex agar lebih mudah. Namun, harus hati-hati sebab porstex bisa mmebuat warna blok mesin luntur.

    BacaKnalpot Racing Lokal Red Muffler Laris Manis di Luar Negeri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.