Yayasan Main Dealer Honda Wahana Artha Group Bantu UMKM saat Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layanan Mudik Gratis dan balai Santai Honda selama Ramdan, 28 Mei 2019. (Wahana Artha Group)

    Layanan Mudik Gratis dan balai Santai Honda selama Ramdan, 28 Mei 2019. (Wahana Artha Group)

    TEMPO.CO, Jakarta - Main dealer motor Honda Wahana Artha Group melalui Yayasan Wahana Artha mengadakan Program Tebar Makanan untuk membantu UMKM kuliner di masa pandemi Covid-19.

    Seperti disampaikan Corporate Communication
    Wahana Artha Group hari ini, Senin, 2 Agustus 2021, bahwa dalam program membantu UMKM tersebut Yayasan Wahana Artha bekerja sama dengan Relawan Anak Bangsa (RAB) dan Yayasan Northstar Bhakti Persada.

    Ketua RAB Vica Vayerawita mengatakan program ini fokus pada UMKM kuliner makanan dna minuman yang bekerja sama dengan aplikasi bisnis UMKM kuliner di Indonesia, Wahyoo.

    "Melihat banyak kasus yang mengharuskan masyarakat melakukan isolasi mandiri maka perlu siapkan kebutuhan pokok makan sekaligus tetap memberdayakan pelaku usaha kuliner," ujar Vica dalam siaran pers Wahana Artha Group yang diterima Tempo hari ini.

    Yayasan Northstar Bhakti dan RAB memberikan donasi Rp 500 juta sedangkan Yayasan Wahana Artha sebesar Rp 200 juta untuk membeli makanan dari pelaku UMKM kuliner. Makanan disebarkan lewat bantuan dari tim Persib Bandung.

    Direktur Persib Teddy Tjahjono mengapresiasi Yayasan Northstar Bhakti Persada, RAB, dan Yayasan Wahana Artha yang telah berpartisipasi pada Program Bergerak Bersama Berbagi yang diprakarsai oleh Persib.

    "Persib selalu mengedepankan asas ‘menang bersama’ dalam aktivitas organisasi. Nilai tersebut kami wujudkan kali ini dalam bentuk program sosial," ucap Teddy mengenai Program Tebar Makanan yang diprakarsai yayasan di bawah main dealer motor Honda, Wahana Artha Group.

    BacaHonda Bikin Filter Udara Kabin Mobil Anti Covid-19, Seperti Apa 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.