Mulai Hari Ini, Diskon PPnBM Mobil Baru Turun Jadi 25 Persen

Pameran otomotif GIIAS, 25 Juli 2019. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 100 persen telah berakhir pada 31 Agustus 2021. Selanjutnya, pembelian mobil baru masih akan mendapatkan diskon PPnBM, hanya saja besarannya turun menjadi 25 persen.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 77/PMK.010/2021, disebutkan bahwa PPnBM 25 persen ini berlaku mulai hari ini, 1 September 2021 dan akan berakhir Desember mendatang.

Penurunan besaran diskon PPnBM dari 100 persen ke 25 persen akan membuat harga mobil baru di pasar domestik mengalami kenaikan. Kementerian Perindustrian sendiri telah mengajukan perpanjangan PPnBM 100 persen kepada Kementerian Keuangan, hanya saja belum ada kabar baik terkait perpanjangan ini.

"Saya sudah menandatangani surat kepada Menteri Keuangan untuk mengusulkan perpanjangan program PPnBM DTP," kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR pekan lalu.

Perpanjangan PPnBM 100 persen ini turut dinantikan sejumlah APM dan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto mengatakan PPnBM 100 persen ini perlu diperpanjang karena dapat meningkatkan penerimaan negara.

"Terbukti bahwa relaksasi PPnBM ini dapat meningkatkan penjualan dan produksi mobil maupun komponen lokalnya. Penerimaan Pemerintah dari PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan BBN (Bea Balik Nama)/PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) juga meningkat sangat signifikan akibat relaksasi pajak tersebut," kata Jongkie.

APM PT Toyota Astra Motor dan PT Honda Prospect Motor (HPM) pun menanti keputusan pemerintah terkait perpanjangan diskon PPnBM hingga 2021 berakhir.

"Soal keputusan perpanjangan PPnBM kembali ke pemerintah," ujar Marketing Director Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy.

Baca juga: Menperin Usulkan Diskon PPnBM 100 Persen Diperpanjang






Gaikindo Tanggapi Rencana Insentif Mobil Listrik dari OJK

1 hari lalu

Gaikindo Tanggapi Rencana Insentif Mobil Listrik dari OJK

Gaikindo menyatakan masyarakat Indonesia berminat pada mobil listrik dengan harga di bawah Rp 300 juta. Gaikindo mendukung insentif dari OJK.


Gaikindo Sebut Insentif OJK Bisa Percepat Penggunaan Kendaraan Listrik

2 hari lalu

Gaikindo Sebut Insentif OJK Bisa Percepat Penggunaan Kendaraan Listrik

Gaikindo Kukuh Kumara menuturkan bahwa guyuran insentif kendaraan listrik dari OJK dapat mendorong pertumbuhan industri.


Gaikindo Komentari Uji Coba Mobil Terbang Hyundai di IKN pada 2024

5 hari lalu

Gaikindo Komentari Uji Coba Mobil Terbang Hyundai di IKN pada 2024

Gaikindo menyatakan menunggu perkembangan teknologi mobil terbang. Operasional mobil terbang Hyundai membutuhkan aturan.


30 Ribu Pengunjung Ramaikan Pameran Otomotif GIIAS Semarang

8 hari lalu

30 Ribu Pengunjung Ramaikan Pameran Otomotif GIIAS Semarang

Pameran otomotif GIIAS di Semarang digelar di Marina Convention Center, Kota Semaran, 23-27 November 2022.


Gaikindo Jawab Begini Soal Target Produksi 1 Juta Mobil listrik di 2035

12 hari lalu

Gaikindo Jawab Begini Soal Target Produksi 1 Juta Mobil listrik di 2035

Pasar otomotif di Indonesia didominasi mobil MPV dan LCGC dengan harga Rp 200 juta - 300 juta. Tantangan bagi mobil listrik.


Dibayangi Resesi, Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil 975 Ribu Unit Tahun Depan

12 hari lalu

Dibayangi Resesi, Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil 975 Ribu Unit Tahun Depan

Gaikindo menargetkan penjualan mobil 900 ribu unit tahun ini. Penjualan 851.413 mobil hingga Oktober 2022


Penjualan Mobil Listrik Oktober 2022 Capai 2.157 Unit, Wuling Air ev Merajai

19 hari lalu

Penjualan Mobil Listrik Oktober 2022 Capai 2.157 Unit, Wuling Air ev Merajai

Berdasarkan data Gaikindo, tercatat penjualan wholesales mobil listrik, termasuk Wuling Air ev, di bulan Oktober 2022 mencapai 2.157 unit.


Penjualan Mobil DFSK Oktober 2022 Cuma 124 Unit, Disumbang 1 Model

19 hari lalu

Penjualan Mobil DFSK Oktober 2022 Cuma 124 Unit, Disumbang 1 Model

DFSK mencatatkan penjualanmobil secara ritel sebanyak 124 unit dan wholesales 101 unit pada Oktober 2022.


Penjualan Mobil Toyota, Daihatsu dan Honda Turun pada Oktober 2022

19 hari lalu

Penjualan Mobil Toyota, Daihatsu dan Honda Turun pada Oktober 2022

Sebagian besar merek otomotif, termasuk Toyota, Daihatsu dan Honda mengalami penurunan penjualan mobil secara ritel pada Oktober 2022.


Merek Mobil Terlaris di Oktober 2022, Hyundai dan Wuling di 10 Besar

19 hari lalu

Merek Mobil Terlaris di Oktober 2022, Hyundai dan Wuling di 10 Besar

Gaikindo secara resmi menginformasikan soal penjualan mobil dan mobil terlaris di Tanah Air sepanjang Oktober 2022. Berikut daftar 10 besarnya: