Honda Hadirkan CRF190L di Cina, Lihat Spesifikasi dan Tampilannya

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda CRF190L. (Foto: RideApart)

    Honda CRF190L. (Foto: RideApart)

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen sepeda motor asal Jepang, Honda baru-baru ini meluncurkan adventure bike terbaru di pasar roda dua Cina. Motor dual-sport terbaru tersebut adalah Honda CRF190L.

    Melansir laman Rideapart hari ini, Selasa, 14 September 2021, Honda CRF190L ini mengadopsi basis dari Africa Twin. Hanya saja, CRF190L punya bobot yang lebih ringan sehingga lebih lincah saat diajak melibas medan off-road.

    Kendati belum diluncurkan secara resmi, namun rencananya adventure bike baru ini akan dipasarkan pada akhir tahun ini. Spesifikasi motor ini juga belum diungkapkan secara resmi, namun sudah ada beberapa bocoran terkait Honda CRF190L.

    Sepda motor baru tersebut diperkirakan akan menggunakan teknologi, mesin, dan beberapa komponen yang sudah ada di beberapa produk Honda lain. Ini bertujuan untuk menghemat biaya produksi.

    Bila dilihat dari foto teaser yang beredar, terlihat CRF190L akan memiliki suspensi depan yang panjang, pelek jari-jari, dan ban dual purpose. Tampilannya berbeda dengan Honda CRF pada umumnya, motor baru ini memiliki tampilan yang mirip dengan Honda Africa Twin.

    Urusan dapur pacu, Honda CRF190L kemungkinan akan didukung mesin satu silinder berkapasitas 184cc, lengkap dengan pendingin udara dan sistem bahan bakar injeksi. Mesin ini sama dengan yang digunakan oleh Honda CB200X di pasar India.

    Kehadiran kendaraan ini disebut-sebut akan menjadi pilihan terbaik untuk motor dual-sport dengan tampilan gagah dan harga ramah di kantong. Honda CRF190L akan melakoni debutnya di Cina dan rencananya akan dipasarkan di beberapa negara lainnya.

    Baca: Honda Sedang Menggarap Afrika Twin Kapasitas 800cc

    DICKY KURNIAWAN | RIDEAPART


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.