Test Drive Jakarta-Bandung MPV Futuristik Hyundai Staria, Apa Keunggulannya?

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hyundai Staria dipasarkan di Indonesia, 20 Agustus 2021. (Hyundai)

    Hyundai Staria dipasarkan di Indonesia, 20 Agustus 2021. (Hyundai)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah meluncurkan MPV terbarunya, Hyundai Staria pada 20 Agustus 2021. Kali ini, Tempo berkesempatan untuk menjajal langsung performa dari MPV futuristrik ini.

    Dalam kegiatan "Driving Experience with STARIA", Selasa, 14 September 2021, Tempo melakukan test drive Hyundai Staria tipe 7 seat dalam rute Jakarta-Bandung. Selama kegiatan ini, kami mencoba mengeksplorasi sejumlah fitur dan performa mesin dari MPV terbaru ini.

    Kesan pertama saat melihat Hyundai Staria adalah mobil ini punya desain dan tampilan yang sangat unik dan elegan. Hyundai sendiri menyebut bahwa desain Staria terinspirasi dari pesawat luar angkasa.

    Fascia depannya terdapat bar lampu LED yang memanjang dari kiri hingga kanan. Kemudian terdapat grille besar dengan aksen Tinted Brash Crome berwarna coklat keemasan, lengkap dengan logo Hyundai dengan warna yang sama. Lampu utamanya terdapat enam titik LED dan dua lampu sein ditempatkan di atasnya.

    Mobil ini mendapatkan aksen dominan Tinted Brash Crome berwarna coklat keemasan. Itu terlihat pada bagian spion, handle pintu, logo di bagian belakang, dan peleknya yang memiliki bentuk menyerupai berlian.

    Kemudian pada bagian interiornya, Hyundai Staria memiliki ruang kabin yang sangat lega, terlebih pada kursi baris kedua dan ketiga. Kaca depan dan kaca samping bagian depan sangat lebar sehingga dapat memberikan visibilitas yang lebih baik bagi pengemudi.

    Menariknya lagi, jok Staria sudah dilengkapi pendingin dan pemanas sehingga nyaman saat digunakan. Kemudian kursi baris keduanya juga memiliki foot rest yang mampu memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang, terlebih saat menempuh perjalanan jarak jauh.Interior Hyundai Staria. (Hyundai)

    Pada bagian kabin juga terdapat panel informasi berukuran 10,25 inci dan layar infotainment berukuran 8 inci. Terdapat dua sunroof yang terletak di bagian depan dan tengah. Kemudian juga bagian kabinnya dilengkapi sejumlah kompartemen berukuran besar dan 5 port USB, yang bisa digunakan untuk mengisi daya ponsel.

    Soal performa, bermodal mesin diesel 2.2 liter, Hyundai Staria mampu memberikan akselerasi bertenaga, terlebih saat melintasi jalur menuju Bandung yang banyak menjumpai tanjakan.

    Simak video review Hyundai Staria:

    Fitur keamanan seperti Lane Following Assist (LFA), Lane Keeping Assist (LKA), dan Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) turut memberikan pengalaman mengemudi yang nyaman, aman, dan menyenangkan.

    Ada beberapa catatan dari Hyundai Staria ini. Pertama, suspensinya yang kurang empuk saat melintasi jalan rusak dan bergelombang. Ini terasa saat mobil melintasi jalur lurus nan panjang di tol layang Sheikh Mohamed Bin Zayed. Redaman suspensinya seharusnya bisa jauh lebih baik dari yang digunakan saat ini.

    Kemudian, karena MPV ini menggunakan mesin diesel, suara mesinnya cukup berisik saat dipacu dalam kecepatan tinggi. Tetapi secara keseluruhan, mesin yang digunakan ini mampu memberikan akselerasi yang responsif dan bertenaga.

    Hyundai Staria bisa dibilang sebagai game changer dari segmen MPV di Indonesia. Mobil baru ini hadir dalam dua tipe, yakni Staria Signature 7 dan Staria Signature 9.

    Urusan harga, Hyundai Staria Signature 7 dilego dengan harga Rp1,020 miliar OTR Jakarta. Sementara Staria Signature 9 dibanderol Rp888 juta OTR Jakarta. MPV ini hadir dalam pilihan warna Creamy White, Abyss Black Pearl, Graphite Grey Metallic, dan Shimmering Silver Metallic.

    Baca: Pemesanan Hyundai Staria Tembus 20 SPK, Pengiriman Unit Molor


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.