Polisi Salah Tilang, Pakar Safety Riding Beri Solusi Bawa Sepeda di Dalam Mobil

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mobil bawa sepeda. (Foto: CarWale)

    Ilustrasi mobil bawa sepeda. (Foto: CarWale)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakar safety riding, Sony Susmana memberikan tanggapan mengenai cara membawa sepeda di dalam atau luar mobil secara aman. Itu ia ungkapkan di tengah isu kesalahpahaman pihak kepolisian dalam menilang pengendara roda empat.

    Baru-baru ini beredar video oknum polisi melakukan tindakan tilang kepada pengendara mobil yang membawa sepeda. Menurut video itu, kejadian ini terjadi di Jalan Perimeter, Kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

    Menurut Sony, membawa setiap pengendara diperbolehkan untuk membawa barang atau sepeda di dalam atau luar mobil. Karena, Dirlantas juga sempat menyebutkan bahwa hal tersebut tidak dipermasalahkan.

    “Mau di dalam atau di luar (mobil), sama saja. Menurut undang-undang, di dalam tidak boleh bawa barang-barang yang melebihi aturan. Aturan yang seperti apa dulu? Kemarin, Dirlantas juga sudah menjelaskan, selama itu tidak mengganggu dan menambah blind spot, tidak masalah,” katanya kepada Tempo, Jumat, 1 Oktober 2021.

    Lebih lanjut, Sony juga menjelaskan bahwa ada risiko tersendiri dalam dua opsi tersebut. Pilihan itu pun tergantung dari si pengendara. Mengingat, mereka lebih tau mana yang aman dan nyaman.

    “Kalau bicara kita bawa sepeda, itu boleh di dalam, boleh di luar. Tetapi, masing-masing punya risiko kecelakaan juga. Kalau di luar itu potensinya bahwa sepeda keluar dari dimensi mobil. Kalau di dalam, jika terjadi slip atau kecelakaan, justru mencederai penumpang atau pengemudinya,” lanjut dia.

    Pria yan juga menjadi pendiri Safety Defesinve Consultant Indonesia (SDCI) tersebut lebih memilih untuk menaruh sepeda di dalam mobil. Namun, dirinya juga menyarankan kepada pengemudi untuk memastikan sepeda itu terikat kuat.

    “Menurut saya, di dalam lebih aman. Karena (sepeda) tidak keluar dari dimensi mobil. Kalau di dalam, selama posisinya di bagasi atau di belakang, kemudian tidak menggangu pandangan dan terikat kuat, serta bukan bahan bakar berbahaya, sah-sah saja taruh di dalam,” jelas dia.

    “Jadi balik lagi kepada si pengendaranya, pastikan barang yang ada di dalam terikat. Bukan berarti di dalam kabin aman, tapi harus dipastikan terikat,” tutup Sony.

    Baca: Viral Polantas Tilang Mobil Angkut Sepeda, Dirlantas Akui Salah dan Minta Maaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Syarat Perjalanan dalam 4 Aturan Baru Mobilitas Masyarakat dari Kemenhub

    Kemenhub menerbitkan 4 Surat Edaran tentang perjalanan orang dalam negeri. Aturan yang mulai berlaku 21 Oktober 2021 menjelaskan berbagai syarat.