Alasan Truk Tronton dan Bus Gunakan Ban Mobil Belakang Ganda

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ban mobil. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi ban mobil. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah kendaraan niaga seperti bus, truk tronton, hingga heavy duty truck banyak yang menggunakan ban mobil belakang ganda alias dual tire. Apa tujuannya?

    Menurut National Sales Manager TBR (Truck & Bus Radial) PT Hankook Tire Sales Indonesia Ahmad Juweni, penggunaan ban mobil ganda pada truk tronton atau bus untuk menyesuaikan kapasitas ban dengan beban kendaraan dan muatannya.

    Ahmad Juweni menjelaskan, penggunaan ban ganda tidak sembarangan. Perlu sejumlah faktor yang diperhatikan untuk memaksimalkan fungsi ban mobil itu, mulai dari ukuran, konstruksi ban, pola tapak, tinggi kembang ban, hingga tekanan angin ban.

    "Perbedaan tekanan angin pada ban ganda saja dapat menyebabkan pemakaian ban yang tidak maksimal sampai kerusakan ban,” kata Ahmad dalam siaran pers yang diterima Tempo hari ini, Rabu, 13 Oktober 2021.

    Penggunaan ban ganda pada kendaraan komersial baik truk tronton maupun bus harus memperhatikan jarak antar ban mobil. Penggunaan velg juga harus sama agar tidak terjadi sentuhan antara ban mobil satu dengan lainnya. Sentuhan itu akan menyebabkan kerusakan ban mobil.

    "Dalam perawatannya, ban mobil ganda harus memiliki tekanan angin yang sesuai dengan beban muatan dan tutup pentil harus selalu terpasang," ucap Ahmad Juweni dari Hankook Tire Sales Indonesia.

    BacaBan Mobil Hankook Resmi Dipasang di Audi RS Terbaru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Syarat Perjalanan dalam 4 Aturan Baru Mobilitas Masyarakat dari Kemenhub

    Kemenhub menerbitkan 4 Surat Edaran tentang perjalanan orang dalam negeri. Aturan yang mulai berlaku 21 Oktober 2021 menjelaskan berbagai syarat.