Mitsubishi Jual 8.930 Mobil di September 2021, Xpander Paling Laris

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mitusbishi Xpander Rockford Fosgate Black Edition 2021. TEMPO/Fardi Bestari

    Mitusbishi Xpander Rockford Fosgate Black Edition 2021. TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mencatatkan total penjualan mobil 8.930 unit pada September 2021 dengan pangsa pasar 13,6 persen.

    Total penjualan mobil tersebut terdiri dari 5.066 unit mobil penumpang dan 3.864 unit kendaraan niaga ringan.

    President Director PT MMKSI Naoya Nakamura mengatakan penjualan mobil Mitsubishi pada September 2021 disokong Mitsubishi Xpander dengan kontribusi terhadap total penjualan sebesar 38 persen.

    Kontribusi berikutnya model Mitsubishi L300 dengan kontribusi lebih dari 33 persen dari total. Sedangkan Mitsubishi Pajero Sport berkontribusi lebih dari 18 persen.

    "Model Xpander termasuk Xpander Cross terus memperkuat posisi sebagai model favorit konsumen," ujar Naoya dalam siaran pers yang diterima Tempo hari ini, Rabu, 13 Oktober 2021.

    Selama September 2021, penjualan mobil Mitsubihi Xpander, termasuk Xpander Cross, 3.398 unit. Kemudian Pajero Sport berhasil meraih pangsa 39 persen di segmen medium SUV 2.500 cc (4X2 dan 4X4) dengan total penjualan mobil 1.664 unit.

    Volume penjualan mobil niaga ringan Mitsubihi L300 meningkat 760 unit dibandingkan Agustus 2021, dengan 3.028 unit. Pencapaian ini mempertahankan posisi L300 sebagai pemimpin segmen small pick-up 4X2 dengan pangsa lebih dari 70 persen.

    Untuk penjualan mobil segmen pick-up 4X4 masih dipimpin Mitsubishi Triton, dengan pangsa pasar lebih dari 62 persen dan terjual 829 unit pada September 2021.

    BacaStrategi Mitsubishi 2021: Fokus Digital Marketing dan Pembukaan Dealer Baru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Syarat Perjalanan dalam 4 Aturan Baru Mobilitas Masyarakat dari Kemenhub

    Kemenhub menerbitkan 4 Surat Edaran tentang perjalanan orang dalam negeri. Aturan yang mulai berlaku 21 Oktober 2021 menjelaskan berbagai syarat.