Mengemudi Mobil Saat Hujan Harus Berhati-hati dengan Aquaplaning

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi mengemudi di saat hujan (ADM)

    Ilustrasi mengemudi di saat hujan (ADM)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika hujan, pengendara mobil diminta untuk berhati-hati agar terhindar dari aquaplaning. Hujan akan menyebabkan jalan basah, bahkan dapat menyebabkan genangan air. Mobil dapat berbahaya jika berjalan di jalan yang ditutupi oleh air. Sebab, dapat menyebabkan aquaplaning. Lalu, apa itu aquaplaning?

    Melansir laman suzuki.co.id, aquaplaning adalah mobil kehilangan kendali ketika kondisi jalan sedang hujan atau dikenal dengan blong. Ketika kondisi ini, kendaraan tidak dapat mencengkram dengan baik yang menyebabkan kehilangan kendali. Kondisi ini juga dapat disebut sebagai hydroplaning. Penyebab utama kondisi ini adalah genangan air seperti banjir. 

    Melansir laman chubb.com, aquaplaning juga dapat terjadi karena tumpahan cairan ataupun air yang berasal dari kendaraan lain. Aquaplaning ini terjadi karena kendaraan mengalami kelemahan pada traksi. Hal ini menyebabkan mobil akan lebih kesulitan untuk melakukan rem.

    Terdapat beberapa alasan mobil mengalami aquaplaning. Melansir laman suzuki.co.id, berikut tiga alasan mobil mengalami aquaplaning. 

    Pertama, mobil lebih mudah untuk tergelincir ketika melewati genangan air yang cukup besar dan dalam. Sebab, ban akan kesulitan untuk mencengkeram medan jalan. Apalagi jika kondisi ban sudah tipis dan mulai gundul. Ban yang telah tipis akan sulit memecah genangan air. Sehingga, ketika berada pada genangan air, disarankan untuk berhati-hati. 

    Kedua, bobot kendaraan. Selain karena medan jalan, aquaplaning juga dapat terjadi karena bobot dari kendaraan. Pasalnya, mobil yang ringan akan lebih mudah terangkat oleh genangan air. Hal ini akan menyebabkan mobil tidak bisa mencengkram permukaan jalan yang dapat menyebabkan aquaplaning. 

    Apalagi jika mobil melaju dalam kecepatan tinggi saat hujan, hal ini dapat membuat mobil akan semakin mudah mengambang di atas air. Hal ini juga dapat menyebabkan mobil terjungkal.

    Ketiga, kondisi kendaraan yang tidak baik. Mobil yang memiliki kondisi yang kurang fit akan menyebabkan mesin cepat rusak jika terkena air. Selain itu akan memperburuk keadaan jika kendaraan mengalami aquaplaning. 

    JACINDA NUURUN ADDUNYAA 

    Baca: Bahaya Aquaplaning, ini Kecepatan Ideal Menerabas Genangan Air

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.