Hyundai Bicara Peluncuran Taksi Terbang Supernal di Amerika Serikat

Taksi terbang Hyundai-Uber. (Hyundai Global)

TEMPO.CO, Jakarta - Hyundai mengumumkan pengoperasian taksi terbang pertama mereka dengan nama Supernal.

Taksi terbang Hyundai Supernal direncanakan siap membawa penumpang pada 2028. Butuh tujuh tahun sejak sekarang produsen otomotif Korsel itu untuk memastikan semuanya aman. 

Hyundai menyatakan mobil terbang ini diharapkan dapat meringankan kesibukan lalu lintas jalanan perkotaan.

Melansir Carbuzz hari ini, Senin, 15 November 2021, taksi terbang Hyundai Supernal akan berbasis di Amerika Serikat. Taksi ini disiapkan dapat menampung empat sampai lima penumpang. 

“Kami (Hyundai) memiliki misi mengubah cara orang dan masyarakat dalam bergerak, terhubung, dan hidup," ujar CEO Supernal sekaligus Presiden Hyundai Jaiwon Shin.

Supernal membawa teknologi mobilitas udara canggih (AAM) ke pasar. Bekerjasama dengan Urban-Air Port sebuah perusahaan rintisan berbasis Inggris, Hyundai memiliki tujuan dalam membuka pusat pendaratan eVTOL khusus di Coventry pada tahun 2028.

“Kami memanfaatkan keahlian manufaktur skala Hyundai Motor Group untuk memastikan AAM mencapai titik harga yang tepat dan dapat diakses oleh massa,” ujar Jaiwon Shin tentang rencana pengoperasikan taksi terbang Supernal.

HEDWIGE | CARBUZZ | JOBPIE

BacaTaksi Terbang Pertama Indonesia EHang 216 Direncanakan Hadir November 2021






SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

12 jam lalu

SMA Labschool Jakarta di Kompetisi Harvard Model United Nations 2023

SMA Labschool Jakarta kembali berangkat ke Amerika Serikat untuk kompetisi internasional Harvard Model United Nations (HMUN) pada tahun ini.


AS Unjuk Kekuatan Militer di Laut China Selatan

19 jam lalu

AS Unjuk Kekuatan Militer di Laut China Selatan

Pesawat tempur dan helikopter AS beserta kapal induk USS Nimitz melakukan latihan di Laut China Selatan, yang sebagian besar diklaim China.


Naik Motor Pakai Headset Bisa Kena Tilang, Segini Dendanya

1 hari lalu

Naik Motor Pakai Headset Bisa Kena Tilang, Segini Dendanya

Naik motor sambil pakai headset bisa ditilang, berikut penjelasannya termasuk bisa kena hukuman pidana atau denda. Mengapa?


Bisa Kena Denda, Pengendara Motor Dilarang Berteduh di Kolong Jembatan

1 hari lalu

Bisa Kena Denda, Pengendara Motor Dilarang Berteduh di Kolong Jembatan

Pengendara motor bisa kena denda bahkan pidana jika berhenti atau bergerombol di kolong jembatan, meskipun berteduh saat hujan. Ini aturannya.


Mahasiswi Tewas Diduga Tertabrak Iringan Patwal, Bagaimana Respons Jika Bertemu Rombongan Patwal?

1 hari lalu

Mahasiswi Tewas Diduga Tertabrak Iringan Patwal, Bagaimana Respons Jika Bertemu Rombongan Patwal?

Peraturan mengenai Patroli dan Pengawalan (patwal) diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Tidak Diistimewakan, Mobil Pakai Pelat Nomor RF Tetap Kena Ganjil Genap

1 hari lalu

Tidak Diistimewakan, Mobil Pakai Pelat Nomor RF Tetap Kena Ganjil Genap

Korlantas Polri memastikan akan menindak mobil dinas dengan pelat nomor khusus atau pelat RF jika melanggar sistem ganjil genap.


Bakamla dan Amerika Kerja Sama Bidang Keamanan Perairan

1 hari lalu

Bakamla dan Amerika Kerja Sama Bidang Keamanan Perairan

Bakamla dan Amerika Serikat sepakat meningkatkan kerja sama untuk mendukung keamanan wilayah perairan Indonesia


Krisis Ekonomi, Amerika Bantu Bayar Gaji Tentara Lebanon

2 hari lalu

Krisis Ekonomi, Amerika Bantu Bayar Gaji Tentara Lebanon

Uang bantuan dari Amerika akan diberikan lewat program PBB setelah krisis mata uang di Lebanon menggerus gaji yang diterima tentara Lebanon


Google Digugat Pemerintah Federal dan Negara Bagian di Amerika, Soal Pasar Iklan

2 hari lalu

Google Digugat Pemerintah Federal dan Negara Bagian di Amerika, Soal Pasar Iklan

Pemerintah federal dan delapan negara bagian ramai-ramai menggugat praktik periklanan Google. Kata Google, duplikasi gugatan tak berdasar


Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

2 hari lalu

Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

Tiga guru di sekolah di Amerika Serikat telah mengeluhkan keberadaan senjata api yang dibawa siswa berusia enam tahun itu