Polisi Tangkap Pencopet di WSBK Mandalika, Pernah Beroperasi di Sirkuit Sepang

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Penonton mengamati para kru tim bersiaga di paddock saat balapan pertama (race 1) kelas WorldSSP di Pertamina Mandalika International Street Circuit saat balapan WSBK seri Indonesia 2021 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu, 20 November 2021. ANTARA/Andika Wahyu

    Penonton mengamati para kru tim bersiaga di paddock saat balapan pertama (race 1) kelas WorldSSP di Pertamina Mandalika International Street Circuit saat balapan WSBK seri Indonesia 2021 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu, 20 November 2021. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi berhasil menangkap empat pencopet asal Jakarta yang sedang beroperasi saat ajang WSBK Mandalika berlangsung. Salah seorang dari mereka akhirnya baru terungkap pada hari terakhir balapan WSBK di Sirkuit Mandalika.

    Identitas copet itu terungkap, di mana tiga di antaranya memiliki hubungan darah. Mereka adalah DC (45), suami dari LA (41). Kedua pasangan itu diketahui membawa seorang anak perempuannya bernisial DA (24). Sedangkan satu perempuan lagi adalah tetangganya, AW (34).

    Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) Kombes Pol Hari Brata menjelaskan bahwa pencopet tersebut memang sudah terbiasa menjalankan operasi di ajang balap internasional. Bahkan mereka pernah beraksi di Sirkuit Sepang, Malaysia.

    “Jadi mereka ini sudah spesialis yang melancarkan aksi kalau ada event-event seperti ini (ajang balap). Seperti di Sirkuit Sepang, Malaysia, Singapura, itu mereka pernah (beraksi). Yang paling sering itu di Batam, di sana mereka bisa dapat puluhan handphone,” ujar Hari, dikutip dari Antara.

    Video test drive New Mitsubishi Xpander 2021:


    Empat pencopet itu nyatanya sudah berniat nonton ajang balap untuk melakukan aksi tak terpujinya. Bahkan, mereka berlaku seperti pengunjung biasa dengan membeli tiket dan menginap di hotel sekitaran Sirkuit Mandalika.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa aksi kotor ini terungkap setelah salah satu petugas kepolisian melihat langsung aksi pencopet. Keempat pencopet itu dilaporkan berhasil mendapatkan barang dalam operasinya di tribun Sirkuit Mandalika.

    “Jadi awalnya salah seorang pelaku tertangkap tangan oleh anggota berpakaian preman yang kita sebar di tribun. Jadi satu dapat di TKP (tribun penonton), lainnya tertangkap di Pelabuhan Lembar,” kata Artanto.

    Baca: Meski Banyak Kendala, Gubernur NTB: WorldSBK Mandalika Sukses

    ANTARA

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.