Lokasi Ganjil Genap Mobil - Motor di Tempat Wisata Jakarta saat Akhir Pekan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pengemudi memeriksa kendaraannya setelah menerobos banjir yang menggenangi Jalan Taman Mini, Jakarta, Senin 1 November 2021. TEMPO/Subekti.

    Pengemudi memeriksa kendaraannya setelah menerobos banjir yang menggenangi Jalan Taman Mini, Jakarta, Senin 1 November 2021. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan sistem pelat nomor ganjil genap mobil dna sepeda motor di kawasan wisata di Ibu Kota DKI Jakarta.

    Pembatasan jumlah mobil dan motor ini dilakukan setiap akhir pekan mulai dari Jumat hingga Minggu.

    Dilansir dari akun Twitter resmi, @TMCPoldaMetro hari ini, Senin, 6 Desember 2021, ganjil genap Jakata berlaku di tiga lokasi wisata, yakni Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan.

    "Pemberlakuan Kebijakan Gage pada tiga kawasan wisata DKI Jakarta baik untuk kendaraan roda dan roda empat. Berlaku pukul 12.00 sampai 18.00 WIB," cuit Polda Metro Jaya.

    Pemberlakuan ganjil genap mobil dan motor di kawasan wisata Jakarta diharapkan dapat meminimalkan keramaian dan kerumuman setiap akhir pekan.

    Polda Metro Jaya mengungkapkan aturan ini akan diberlakukan sampai informasi pencabutan aturan dari pemerintah. Aturan pelat nomor ganjil genap di kawasan wisata ini diatur dalam diktum ke-1 huruf b Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan DKI Nomor 438 Tahun 2021.

    Selain ganjil genap, pengelola tempat wisata DKI Jakarta juga harus mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, dan Kementerian Kesehatan RI.

    BacaGanjil Genap Jakarta Masih Berlaku Pekan Ini, Catat 13 Lokasinya


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?