Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Ditangkap KPK, Intip Koleksi Mobilnya

Reporter

Rahmat Effendi. Dok. TEMPO

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Tak hanya Rahmat seorang, KPK menangkapnya bersama pengusaha.

Hal itu dibenarkan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. Namun sejauh ini dirinya belum menyebutkan kasus apa yang membuat Rahmat terkena OTT.

Terlepas dari kasus korupsi itu, kali ini redaksi Tempo mencoba untuk membahas koleksi mobil yang dimiliki oleh Rahmat. Menurut data Laporan Harta Kekayaan Penyelengara Negara (LHKPN), Rahmat memiliki empat mobil.

Keempat mobil tersebut adalah Toyota Crown tahun 2003, Chrysler Cher tahun 1997, Jeep Cherokee tahun 1998 dan Jeep Cherokee tahun 1995. Dari koleksi mobil itu, diketahui bahwa Chrysler Cher dan Jeep Cherokee menjadi yang termahal, yakni Rp 240 juta.

Sedangkan untuk koleksi mobil termurahnya adalah Toyota sedan Crown SPR SL tahun 2003. Menurut laporan tersebut, mobil ini dibanderol dengan harga sebesar Rp 165 juta.

Jika dihitung secara total, koleksi mobil Rahmat Effendi mencapai Rp 810 juta. Sementara itu, total kekayaannya terhitung mencapai Rp 6,3 miliar.

Berikut redaksi Tempo mencoba untuk merangkum empat koleksi mobil Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, yang terkena OTT:

MOBIL, TOYOTA SEDAN /CROWN SPR SL Tahun 2003 - Rp 165.000.000

MOBIL, CHRYSLER CHER LTD CONTR 4.0 Tahun 1997 - Rp 240.000.000

MOBIL, JEEP CHEROKEE Tahun 1995 - Rp 165.000.000

MOBIL, JEEP CHEROKEE Tahun 1998 - Rp 240.000.000

Baca: Koleksi Mobil Pemain Bertahan yang Bawa Timnas Indonesia ke Final Piala AFF 2020

LHKPN

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.






KPK Telisik Dugaan Aliran Duit Nurhadi ke Dito Mahendra

1 jam lalu

KPK Telisik Dugaan Aliran Duit Nurhadi ke Dito Mahendra

Dalam pemeriksaan Dito Mahendra, KPK menelisik tentang dugaan aliran duit dari Nurhadi.


KPK Periksa Dito Mahendra Sebagai Saksi Kasus TPPU Eks Sekretaris MA

3 jam lalu

KPK Periksa Dito Mahendra Sebagai Saksi Kasus TPPU Eks Sekretaris MA

KPK memeriksa Dito Mahendra Saputro sebagai saksi atas Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU oleh Eks Sekertaris Mahkamah Agung, Nurhadi.


Ucapan Luhut soal OTT Dibahas di Rapat Bersama Jokowi, Mahfud: Itu Pengaruhi Turunnya Indeks Persepsi Korupsi

4 jam lalu

Ucapan Luhut soal OTT Dibahas di Rapat Bersama Jokowi, Mahfud: Itu Pengaruhi Turunnya Indeks Persepsi Korupsi

Ucapan Luhut Binsar Pandjaitan soal Operasi Tangkap Tangan (OTT) dibahas dalam rapat bersama antara Presiden Jokowi dan pimpinan penegak hukum


4 Komentar Tokoh soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang Jeblok

14 jam lalu

4 Komentar Tokoh soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang Jeblok

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang jeblok menimbulkan beragam respons dari tokoh. Tempo merangkum 4 komentar dari tokoh tersebut.


Soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, PKS Sebut Penyemangat KPK Berbenah

21 jam lalu

Soal Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, PKS Sebut Penyemangat KPK Berbenah

Politikus PKS Hidayat Nur Wahid menyebut penurunan skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia harus jadi bahan evaluasi untuk KPK.


Fitroh Rohcahyanto Mundur dari KPK, Kejaksaan Agung: Kembali ke Institusi Asal

22 jam lalu

Fitroh Rohcahyanto Mundur dari KPK, Kejaksaan Agung: Kembali ke Institusi Asal

Ketut menyebut kembalinya eks Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto ke Kejaksaan Agung bukan suatu hal yang perlu dipermasalahkan.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, Politikus PKB Anggap Lumrah Naik Turun

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, Politikus PKB Anggap Lumrah Naik Turun

Jazilul mengatakan naik turunnya skor Indeks Persepsi Korupsi bukanlah sesuatu yang perlu dijadikan polemik.


Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

1 hari lalu

Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

Bambang Widjojanto menduga kembalinya Fitroh ke Kejaksaan Agung karena adanya intervensi dari pimpinan KPK dalam kasus Formula E.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

Bambang Widjojanto mengatakan KPK memiliki andil tanggung jawab dalam rendahnya capaian skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia tersebut.


Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

1 hari lalu

Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto mundur dari jabatannya di tengah kontroversi penyidikan Formula E. Apa kata IM57+?