Tiket MotoGP Mandalika Mulai Dijual Hari Ini, Simak Rincian Kategorinya

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kondisi Sirkuit Pertamina Mandalika jelang start Race 1 World Superbike, 20 November 2021. (ANTARA/Aditya E.S. Wicaksono)

    Kondisi Sirkuit Pertamina Mandalika jelang start Race 1 World Superbike, 20 November 2021. (ANTARA/Aditya E.S. Wicaksono)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mulai membuka penjualan tiket MotoGP Mandalika 2022 secara online dan offline pada hari ini, 6 Januari 2022.

    Penjualan tiket MotoGP Mandalika kategori Premium Grandstand dan VIP Hospitality Suites (Premiere Class & Deluxe Class) nantinya baru akan dibuka pada Jumat, 11 Januari 2022. Sementara tiket kategori General Admission dan Standard Grandstand baru dijual pada Selasa, 11 Januari 2022.

    Calon penonton dapat membeli tiket secara online melalui 10 platform pembelian tiket yang merupakan partner dari ITDC Group, yakni channel digital Xplorin, InJourney, Tiketapasaja.com, Tiket.com, My Pertamina Apps, DyandraTiket.com, dll. Sementara pembelian secara offline dapat dilakukan di gerai Alfamart, Indomaret, dan Angkasa Pura Hotel yang mulai dibuka pada 11 Januari 2022.

    “Kami yakin masyarakat sudah antusias menyambut Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP kembali setelah penantian panjang selama 25 tahun. Untuk itu, mengawali tahun 2022 kami mengumumkan harga tiket sekaligus membuka penjualan tiket MotoGP 2022,” kata Vice President of Commercial MGPA, Aji Aditra Perdana.

    Tiket MotoGP Mandalika ini memiliki variasi harga sesuai dengan tempat menonton yang terbagi menjadi lima kategori yaitu, General Admission dengan jumlah kuota sebesar 10.000 tiket, Standard Grandstand sebanyak 28.578 tiket, Premium Grandstand 22.056 tiket, Deluxe Class 2.000 tiket, dan Premiere Class 900 tiket. Total kuota tiket penonton yang disediakan diketahui sebesar 63.534 per hari.

    Tahun ini, ITDC dan MGPA menyediakan tiket harian pada kategori General Admission, Standard Grandstand, dan Premium Grandstand. Harga tiket hari pertama pada 18 Maret sebesar Rp 115.000-Rp 431.250.

    Sementara untuk hari kedua harga tiket berkisar Rp 287.500-Rp 1.150.000 dan pada 20 Maret 2022 harga tiket mencapai Rp 575.000-Rp 1.725.000. Selain tiket harian, penyelenggara juga telah menyiapkan paket weekend pass untuk tiga kategori yang sama dengan harga Rp 805.000-Rp 2.587.000.

    Khusus untuk kategori VIP Hospitality Suites, tersedia tiket 3 days pass yang dijual pada rentang harga Rp 10.000.000-Rp 15.000.000. Sementara bagi pecinta balap yang telah mendaftar pre-booking tiket, mereka akan mendapatkan prioritas kuota dan akan dihubungi melalui data yang telah diinput dalam jangka waktu tertentu.

    Sebagai informasi, General Admission merupakan tiket non-seating area, dimana penonton bisa masuk ke area Sirkuit Mandalika untuk menyaksikan balap dari layar besar dan menyaksikan konten di dalam area komersial. Dengan kata lain, penonton tidak masuk pada area Grandstand.

    Sementara Standard Grandstand terbagi menjadi enam titik lokasi duduk yaitu zona C di tikungan 1, zona D di tikungan 3, zona E di tikungan 6, zona F di tikungan 8, zona G di tikungan 12, zona H di tikungan 13, zona I di tikungan 14.

    Pembeli tiket Premium Grandstand nantinya akan berada di empat titik yaitu zona A pada area start dan finis, zona B di tikungan 1, zona J di tikungan 15, dan zona K di tikungan 16.

    Sementara VIP Hospitality Suites terbagi menjadi dua kelas, yakni Premiere Class yang berlokasi di lantai 2 Pit Building sehingga memudahkan penonton untuk berinteraksi dengan pembalap, dan Deluxe Class berlokasi di VIP Village berdekatan dengan Paddock Sirkuit Mandalika.

    Baca: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Ditangkap KPK, Intip Koleksi Mobilnya

    Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.

    SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?