Pabrikan Motor Cina QJ Motors Masuk Moto3 Musim 2022

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ducati XDiavel tiruan buatan Benelli dan pabrikan Cina. Sumber: asphaltandrubber.com

    Ducati XDiavel tiruan buatan Benelli dan pabrikan Cina. Sumber: asphaltandrubber.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pabrikan sepeda motor Cina, Qianjiang Motors atau QJ Motors, mengumumkan keikutsertaannya dalam balap motor Moto3.

    QJ Motors akan memasuki balap grand prix internasional mulai musim 2022.

    Qianjiang Motors adalah perusahaan induk otomotif Cina yang menaungi sejumlah merek besar sepeda motor, seperti Harley-Davidson dan Benelli. QJ Motors juga menjadi mitra bisnis MV Agusta di Cina.

    Di negara asalnya, QJ Motors, menjadi salah satu produsen sepeda motor terbesar dan paling terkenal.

    Dilansir dari laman Rideapart hari ini, Senin, 10 Januari 2022, dalam balap motor Moto3, QJ Motors akan bermitra dengan KTM untuk mengubah citra mesin balap KTM RC250GP.

    KTM mengirim motor RC250GP untuk tim Avintia Esponsorama di Moto3 Spanyol.

    Dalam Moto3 2022, QJ Motors tidak akan mengambil peran dalam penelitian dan pengembangan mesin motor balap. QJ Motors hanya branding untuk meningkatkan citra di dunia balap.

    Untuk Moto3 musim 2022, QJMotor Avintia Esponsorama akan diperkuat dua pembalap dari VR46 Academy, yakni Matteo Bertelle dan Elia Bartolini.

    QJ Motors sebenarnya bukan menjadi pabrikan asal Cina pertama yang ikut serta dalam ajang balap Grand Prix. CFMoto asal Cina saat ini CFMoto bekerjasama dengan Prustel GP untuk menangani motor dari KTM untuk Moto3 2022.

    DICKY KURNIAWAN | RIDEAPART

    Baca: Direkrut Honda Team Asia, Mario Aji Bicara Targetnya di Moto3 2022

    Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?