Pendaftaran Street Race Polda Metro Jaya Telah Dibuka, Ini Syaratnya

Reporter:
Editor:

Rafif Rahedian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi balap liar. Antaranews.com

    Ilustrasi balap liar. Antaranews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya resmi membuka pendaftaran ajang balap liar resmi atau street race sejak Selasa, 11 Januari 2022. Rencananya street race ini akan digelar di Jakarta Utara pada 16 Januari mendatang.

    "Pendaftaran sudah kami buka secara online. Linknya bisa didapatkan di loket.com," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Selasa, 11 Januari 2022.

    Menurut Sambodo untuk melalukan pendaftaran street race ini, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satu persyaratannya adalah usia peserta tidak boleh di bawah 17 tahun.

    "Kalau masih di bawah umur harus ada izin orang tua. Kemudian ada persyaratan teknis lainnya yang bisa dilihat di link pendaftaran online," jelasnya.

    Pada street race perdana ini, Polda Metro Jaya akan membatasi jumlah pendaftar sebanyak 350 orang saja. Seluruh peserta ini akan terbagi menjadi tujuh kelas street race, antara lain motor sport dua tak, motor bebek dua tak, motor bebek empat tak, dan kelas Vespa.

    "Yang modif-modif juga boleh ikut, nanti akan ada tim yang menilai. Kami siapkan lintasan sepanjang 800 meter, 500 meter untuk drag race dan 300 meter sisanya untuk pengereman," ujar Sambodo.

    Polda Metro Jaya berharap para pembalap liar bisa memanfaatkan ajang balap motor ini untuk menyalurkan kemampuannya. Sehingga kegiatan ini bisa mengurangi pelaku balap liar di jalanan yang selama kerap kali menimbulkan keresahan masyarakat.

    Baca: Kapolda Metro Jaya Bikin Balap Motor Jalanan Legal, Mario Aji Beri Apresiasi

    Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?